Site icon

Anak -Anak Gaza Menderita, Dimana Kaum Muslimin?

WhatsApp Image 2025-04-15 at 12.35.07

Oleh : Titin Agustina

Gaza memanas dan tangisan pilu anak -anak Palestina pun menjerit dan menderita di kala tempat tinggal mereka di bom dan di bumi hanguskan oleh zionis Israel dan tak sedikit pula dari mereka yang kehilangan orang tua akibat menjadi korban dari kekejaman Israel.

Menurut badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan sebanyak 100 orang anak-anak Gaza terbunuh dan juga terluka parah sejak serangan yang di mulai kembali oleh Israel pada tanggal 18 Maret dan Amerika Serikat yang merupakan negara superpower juga menyokong pendanaan dan persenjataan untuk Israel selama ini.

Menurut data ada 1.100 anak Gaza juga yang sudah di tahan oleh tentara Israel sejak 7 Oktober 2023 dan sekitar 39.000 lainnya telah kehilangan salah satu dari orang tua karena kekerasan tersebut kata Hamas dalam sebuah pernyataan (ERAKINI.ID) (5/4/2025).

UNICEF  sebagai badan pelindung anak-anak sedunia nyatanya hanya bisa mendata jumlah korban dan jumlah anak-anak yang terbunuh tanpa mau memberikan bantuan yang nyata. Bukankah UNICEF sebagai badan yang memang di peruntukan bagi perlindungan anak sedunia?

Seperti memberikan rasa nyaman dari kekerasan dan pelecehan pada anak, mendapatkan pendidikan terbaik, keberlangsungan hidup bersama kedua orang tua, namun itu nyatanya tak berlaku bagi anak-anak muslim di Palestina.

Kekejaman yang dilakukan oleh zionis Israel Yahudi sudah tidak manusiawi, mereka sudah merenggut nyawa orang-orang yang mereka cintai termasuk kedua orang tua dari anak-anak Gaza, yang lebih memilukan hati, anak-anak Gaza terpaksa memakan rumput dan meminum air kotor yang ada di sekitar mereka agar bisa bertahan hidup.

Aynal Muslimun?

Dimana kaum muslimin yang jumlah mereka lebih dari 2 milyaran. Kebanyakan kaum muslimin hanya diam seribu bahasa tanpa ada tindakan nyata. Belum lagi sekat-sekat nasionalisme telah membuat dinding-dinding pembatas dan pemimpin-pemimpin kaum muslimin pun diikat dengan perjanjian internasional sehingga mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

Apakah kaum muslimin lupa bahwa kiblat pertama kaum muslimin ada di Palestina dan ini menandakan memang palestina itu tempat yang istimewa terutama bagi Baginda Rasulullah Saw. Masyarakat harusnya sadar bahwa kita tidak bisa berharap banyak kepada PBB, UNICEF, maupun LIGA ARAB karena sesungguhnya mereka itu juga bagian dari antek-anteknya Amerika dan sekutunya Israel.

Penjajahan dan pembunuhan yang terjadi saat ini bermula pada saat sistem kapitalisme sudah bercokol di tengah negara-negara kaum muslimin. Sehingga penderitaan anak-anak gaza  tidak akan pernah berhenti selama sistem itu masih ada.

Sebenarnya upaya yang di lakukan kaum muslimin pada saat ini dengan upaya boikotan, pengiriman baik berupa uang, obat-obatan, makanan, minuman, pembuatan fasilitas gedung-gedung pendidikan maupun fasilitas kesehatan sudah terlaksana namun upaya itu belum cukup untuk mereka.

Oleh karena itu, yang dibutuhkan muslim di Gaza dan terutama anak-anak gaza juga adalah mengusir dan membunuh penjajah Israel dari bumi Palestina dengan jihad. Namun itu seperti mimpi di siang bolong yang tidak mungkin terjadi selam sistem yang ada bukan dari sistem Islam.

Sistem Islam telah memberikan goresan emas sepanjang sejarah selama 1300 abad lamanya.

Salah satunya adalah dengan pembebasan yang pernah lakukan oleh Umar bin Khattab

dalam membebaskan Palestina yang pada saat itu masih kuasai Romawi.

Sejarah juga pernah mencatatkan bahwa Salahudin Al Ayyubi juga pernah membebaskan Palestina dalam cengkraman orang-orang Nasrani dalam perang salib sehingga Palestina juga bisa terbebaskan. Dan yang terakhir adalah ketika khilafah di Usmaniyah di Turki. Sultan Hamid II yang pada saat itu khilafah dalam keadaan terpuruk sekali pun tidak akan memberikan tanah sejengkal kepada Theodore Herzl yang merupakan antek yahudi untuk melobi agar tanah palestina bisa di beli dengan uang.

Ingatlah perintah Allah SWT dalam Al Qur’an:

“Dan bunuhlah mereka dimana kamu temui mereka dan usir lah mereka dari mana mereka telah mengusir kamu. Dan fitnah itu lebih kejam dari pada pembunuhan. Dan janganlah kamu perangi mereka di Masjidil haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu, maka perangi lah mereka, demikian balasan bagi orang yang kafir.” (QS.Al Baqarah: 190).

Dengan Jihad dan khilafah yang akan mampu untuk menggetarkan musuh-musuh Islam. Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Al-imam (Khalifah) itu perisai yang (orang-orang) akan berperang mendukung dan berlindung dari musuh dengannya kekuatannya. (Hadis Muttafaqun’alaih)

Khilafah juga akan menjaga generasi muslim dengan memberikan perlindungan yang terbaik, makanan, minuman dan keamanan. Tak kalah penting adalah pendidikan yang bersumber dari Al Qur’an dan Sunnah sehingga mereka bisa tumbuh menjadi generasi khoirul ummat (umat yang terbaik). Wallahu alam.

 

Exit mobile version