Kliksumatera.com, PALEMBANG– Usai pelaksanaan sidang paripurna, sebanyak 50 anggota DPRD Kota Palembang melakukan rapid test, difasilitasi oleh pihak RSUD Bari Palembang, Selasa (7/7/2020).
Rapid test Covid-19 terhadap Anggota DPRD Kota Palembang tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh DPRD Kota Palembang sebagai implementasi penerapan protokol kesehatan yang berlaku.
“Terutama bagi yang bertugas berhadapan langsung dengan orang banyak atau dalam rangka perjalanan dinas luar kota,” ujar anggota Komisi 2 Fraksi Partai Demokrat M. Arnisto Boling Panggarbesi.
Ayik panggilan akrabnya didampingi rekan kerja di Komisi 2 RM Indra Kesuma tersebut menerangkan para anggota beserta staf semua turut mengikuti agenda tersebut.
“Semoga tidak ditemukan kasus positif terhadap anggota dewan dan juga staf DPRD Kota,” katanya kepada Wartawan usai rapid test.
Sutami Ismail, Ketua Fraksi PKB Kota Palembang juga menyampaikan hal yang sama. Rapid test ini sendiri bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan Anggota DPRD. Begitu pun menurut Sekretaris Dewan (Sekwan) M. Ichsanul Akmal yang menerangkan bahwa sesuai musyawarah dengan badan eksekutif sudah diperbolehkan untuk melakuan dinas luar kota. Salah satu syaratnya melakukan uji rapid test Covid-19.
“Uji rapid test tersebut difasilitasi gratis oleh RSUD Bari Palembang berdasarkan surat perintah dari Walikota Palembang,” ungkapnya.
Sebanyak 50 orang anggota dewan yang melakukan rapid test, tidak butuh waktu yang lama, dalam kurun waktu lima menit hasil sudah dapat dilihat. “Semua yang mengikuti rapit test hasilnya nihil, semua dalam bebas dari Covid-19,” ujar petugas RS Bari yang melakukan rapit test uji Covid-19 terhadap anggota Dewan DPRD Palembang.
Menurut keterangan sekwan, kegiatan rapid test uji Covid-19 tersebut sudah kali kedua dilaksanakan. Beliau mengharapkan bagi yang belum sempat melakukan rapid test mandiri bisa mengikuti tes yang kedua ini. Terutama ditujukan untuk yang akan dinas keluar kota, dimana dalam waktu dekat akan dinas ke Kota Serang Provinsi Banten dan Lampung Provinsi Bandar Lampung.
“Alhamdullah tidak ditemukan indikasi positif. Insya Allah semua dalam keadaan sehat dan dapat melaksanakan mandat tugas dengan baik,” harap Sekretaris Dewan.
Laporan : Andrean
Editor/Posting : Imam Ghazali

