Site icon

Belajar Siswa Banyuasin di Rumah Diperpanjang Hingga 13 Juli 2020

WhatsApp Image 2020-06-15 at 15.56.59 (1)

Kliksumatera.com, BANYUASIN– Kegiatan belajar di rumah sekolah TK, SD, SMP, dan SMA Sederajat di Kabupaten Banyuasin diperpanjang dan siswa masuk sekolah kembali pada 13 Juli 2020 mendatang. Hal ini sesuai dengan Surat Bupati Banyuasin Nomor 776/DISDIKBUD/Tahun 2020.

“Kendati aktivitas sekolah belum berjalan 100 persen, namun para guru diwajibkan hadir berdasarkan piket yang sudah ditentukan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Bupati Askolani.

Didampingi Kadisdik Banyuasin HM Yusuf H. Askolani bersilaturahmi dengan para guru SDN 13 Banyuasin III dan SMPN 2 Banyuasin III di Kayuarakuning dalam rangka Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) menuju masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di lingkungan Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin, Senin (15/06).

Bupati Askolani menyebut, kegiatan belajar di rumah kita perpanjang mengikuti ketentuan Pemerintah Pusat, dan surat edarannya sudah dikeluarkan bahwa siswa masuk sekolah pada 13 Juli 2020 mendatang. Namun untuk tenaga pendidik, terang Askolani para guru tetap bekerja di sekolah sesuai dengan piket yang sudah ditentukan.

“Para guru masuk sekolah, karena banyak agenda yang mesti dikerjakan sesuai kalender pendidikan tahun ajaran 2019/2020. Seperti penilaian akhir semester (PAS) yang akan dilaksanakan pada tanggal 15-20 Juni, bagi rapor 27 Juni 2020, dan libur semester dilaksanakan 29 Juni – 11 Juli 2020. Maka masuk sekolah tahun pelajaran 2020/2021 ditetapkan 13 Juli 2020,“ jelasnya.

Pelaksanaan ujian terang Askolani disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing dan tentu pihak sekolah yang lebih tahu. Jika memungkinkan ujiannya tetap di rumah dengan menggunakan teknologi. Tetapi jika tidak memungkinkan maka bisa ujian di sekolah dengan pengaturan waktu dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. ”Mau ujian di rumah atau di sekolah silakan sekolah yang atur, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Di depan para guru, orang nomor satu di Banyuasin menekankan bahwa Banyuasin memang belum termasuk daerah yang akan menerapkan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru, namun kebijakan pusat ini tinggal menunggu waktu akan diterapkan di seluruh daerah termasuk Banyuasin. Maka harus di persiapkan dari sekarang.

“Jangan takut, jangan panik, intinya disiplin dalam menjalankan protokol Covid-19, maka harus kita siapkan tempat cuci tangan di sekolah, pakai masker, dan hal lainnya. Insya Allah aman,“ katanya.

Dalam kunjungan kedua sekolah tersebut, Bupati Banyuasin H Askolani didampingi Wabup H Slamet secara simbolis melakukan penyemprotan disinfektan, meninjau fasilitas cuci tangan, dan ruang sekolah dengan jumlah meja yang dibatasi.

Sementara itu, Kadisdik Banyuasin HM Yusuf menegaskan bahwa pihaknya sudah mengatur regulasi bahwa guru yang masuk sekolah berdasarkan piket yang sudah ditentukan. “Guru yang masuk sekolah hanya 50 persen dan diatur jadwalnya. Hal ini dilakukan agar agenda pendidikan bisa berjalan seperti ujian akhir semester dan pembagian rapot,“ terangnya.

Sedangkan untuk penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2020/2021 lanjut Yusuf dilakukan secara online. Sehingga para orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya tidak perlu datang ke sekolah.

Turut hadir pada acara silaturahmi tersebut yakni Sekda Banyuasin Senen Har, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Banyuasin HM Yusuf, Camat Banyuasin III Yuni Khairani dan sejumlah Kepala OPD.

Laporan : Herwanto
Editor/Posting : Imam Ghazali

Exit mobile version