Site icon

Buka Pesparani Katolik 2026 di SMA Panti Budaya, Bupati Asahan Tekankan Persatuan dalam Keberagaman

WhatsApp Image 2026-10-05 at 08.19.50 (1)

Kliksumatera.com,  ASAHAN- Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. membuka secara resmi pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Asahan Tahun 2026, Sabtu (03/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Halaman SMA Panti Budaya Kisaran tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Asahan bersama para Pastor.

Hadir Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Kabag Umum, Kabag Protokol, Pengurus LP3KD Kabupaten Asahan, para Pastor, Dewan Pastoral Paroki, peserta Pesparani dan umat Katolik.

Ketua Panitia Pesparani Katolik Kabupaten Asahan Manosor Simanullang dalam laporannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bupati Asahan yang telah hadir dan mendukung kegiatan.

Ia menegaskan Pesparani tidak hanya sekadar perlombaan seni dan paduan suara gerejani, tetapi menjadi sarana untuk menumbuhkan iman, menggali talenta, mempererat persaudaraan dan membangun kerukunan. “Dengan tema Berjalan dalam Harmoni, Mewartakan Kasih dalam Satu Irama, kita diajak memahami bahwa setiap orang memiliki suara dan karakter yang berbeda. Namun jika semua suara disatukan dalam semangat kebersamaan, perbedaan itu justru menciptakan harmoni yang indah,” ungkapnya.

Disebutkannya, Pesparani bertujuan untuk meningkatkan kehidupan iman dan rohani umat Katolik, mengembangkan bakat dan talenta di bidang seni musik gerejani, serta mempererat persaudaraan. Kegiatan tahun ini diikuti 250 peserta.

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam sambutannya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Pesparani Katolik Kabupaten Asahan Tahun 2026 dan berharap memberikan dampak positif bagi umat Katolik.

Menurut Bupati, Pesparani bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana memuji Tuhan melalui paduan suara. “Pesparani ini bukan hanya semata-mata pertandingan. Ini adalah kegiatan untuk menyatukan suara dalam memuji Tuhan. Melalui paduan suara, kita menyatukan hati dalam seni memuji Tuhan, sehingga kasih di dalamnya dapat menyentuh hati setiap orang yang mendengarkannya,” kata Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dan keindahan dalam kehidupan bermasyarakat, serta terus merawat toleransi antarumat beragama. “Walaupun kita memiliki perbedaan, mari kita jadikan perbedaan itu menjadi kekuatan dan juga keindahan. Mari kita terus menjaga toleransi antarumat beragama,” ajaknya.

Bupati berharap umat beragama di Kabupaten Asahan menjadi umat yang mencintai agamanya dan mampu menjaga kerukunan serta keharmonisan. “Kita berharap umat beragama di Kabupaten Asahan menjadi umat yang cinta kepada agamanya dan tetap menjaga kerukunan serta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Menjelang Pesparani tingkat Provinsi Sumatera Utara di Kota Pematangsiantar, Bupati berharap duta Kabupaten Asahan mampu meraih prestasi terbaik dan melaju ke tingkat selanjutnya. “Kegiatan Pesparani ini tentu setelah ini akan berlanjut ke tingkat Provinsi Sumut di Siantar. Semoga yang mewakili Asahan nantinya dapat meraih juara di tingkat Provinsi, bahkan dapat mewakili Sumut ke tingkat berikutnya,” harapnya.

Kegiatan dilanjutkan penyerahan cinderamata ulos dari panitia kepada Bupati Asahan dan foto bersama.

Laporan : Boy

Posting  : Imam Gazali

Exit mobile version