Kliksumatera.com, BANYUASIN- Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Ir. H. Eddy Santana Putra, MT menilai Kabupaten Banyuasin saat ini banyak kemajuan yang telah dicapai. Baik sektor pertanian hingga produsen beras nasional, pelayanan publik yang semakin baik dan geliat pembangunan infrastruktur yang harus diakui sudah semakin baik.
Dan dirinya sebagai wakil rakyat yang ada di Jakarta, siap membantu dan mendorong anggaran pusat agar semakin banyak ke Banyuasin.
“Banyuasin dipimpin Askolani-Slamet kita akui semakin baik, banyak kemajuan yang dicapai. Yang belum tentu masih ada itulah proses, maka harus kita bantu kita suport,” katanya saat melakukan kunjungan kerja dengan agenda reses ke Kabupaten Banyuasin, Kamis (23/07).
“Saya sebagai wakil rakyat, jujur sangat senang dengan Banyuasin. Maka saya yang duduk di Badan Anggaran Pusat akan suport terus supaya banyak masuk Kabupaten Banyuasin,” tegas Mantan Walikota Palembang periode 2003 -2013 tersebut, disambut hangat Bupati Banyuasin, H. Askolani SH MH di Ruang Rapat Kantor Bupati Banyuasin.
Turut Hadir Sekda Senen Har dan OPD terkait seperti Bappeda Litbang, Kadis Perhubungan, Kadis PUTR, Kadis Perkimtan, Kadis Disdik, dan Kadis PMD.
Kesempatan berdialog langsung dengan anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan dimanfaatkan dengan baik oleh Bupati Askolani untuk menyampaikan sejumlah rencana pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan di Kabupaten Banyuasin.
Bupati menyampaikan progres Pembangunan jembatan di Rantau Bayur, Karang Agung Ilir, juga Pembangunan Poros Jalan, Pelebaran Jalan, dan Pembangunan Dermaga. Selain itu, kepada alumni pascasarjana Unsri Jurusan Manajemen Sumber Daya Air ini, Bupati juga menyampaikan permasalahan PDAM dan kebutuhan air bersih di darah Kenten Talang Kelapa, Sembawa, Rambutan, dan Mariana.
“Khusus jalan Kota Pangkalan Balai panjangnya 9 km, yang sudah dibangun 1,5 km, sisanya 7,5 km lagi sudah masuk dalam list Bapenas, rencananya tahun 2021 akan mulai pembangunan. Karena Pak Eddy ada di Badan Anggaran DPR RI tolong rencana ini didorong jangan sampai dibatalkan,” harap Askolani.
Begitu juga saluran primer dan sekunder di Kabupaten Banyuasin rata-rata sudah berusia 12 tahun. Saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan sekali. “Kami minta tolong juga, ini yang diinginkan ke Kementerian PUPR, karena ini kewenangan mereka kiranya juga segera diperhatikan. Kasian rakyat kami,” tegasnya.
Di kesempatan itu, Edi Santana berjanji akan memberikan dukungan pada pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. “Ke depan ini saya akan berjuang untuk mengusulkan dan kita berjuang bersama-bersama untuk mendapatkan anggaran baru untuk Kabupaten Banyuasin, atau memperbesar Anggaran yang sudah ada untuk memecah kendala yang disampaikan Bupati Banyuasin,” tegasnya.
Edi santana juga menjelaskan terkait dermaga pihaknya telah menyusun usul-usulan Bupati Banyuasin dan akan dicari mana yang prioritas-prioritas utama yang akan dibangun, sedangkan terkait pelebaran jalan akan kami pantau terus usul-usulannya.
“Sementara terkait dengan air PDAM sudah saya sampaikan usulan kepada Kepala Bappenas,” tandasnya.
Laporan : Herwanto
Editor/Posting : Imam Ghazali

