Site icon

Challenge Malaikat Maut, Berakhir Maut

WhatsApp Image 2021-08-10 at 03.46.10

Oleh Diana Wijayanti

Halo guys… Siapa sih yang dak kenal aplikasi Tik Tok?

Keknya dak ada ya sob, semua milenial, so pasti kenal dengan aplikasi ini. Bahkan sering buat konten-konten yang unik lagi ngetrend…

Namun tak jarang konten yang dibuat membahayakan pelakunya hingga menyebabkan tewas. Seperti yang baru-baru ini terjadi, namanya “Challenge Malaikat Maut”

Gimana sih challengenya? Ya gitu sob, mereka menantang malaikat maut, atau ngeprank malaikat maut.

Caranya adalah dengan mencegat truk yang sedang melaju, hingga truk berhenti setelah itu pelaku kabur. Nah disitulah keberhasilan pengeprank, malaikat maut kena tipu dech…

Tapi nahas sekali nasib pemuda (AF) ini, yang telah melakukan aksi lebih dari lima kali pembuatan conten “challenge malaikat maut” bersama temen-temennya. Kali ini ia benar-benar tertabrak truk yang coba distop di jalan hingga tewas. Sementara seorang lagi temannya luka berat akibat tertabrak truk tersebut.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya RE Martadinata, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Ahad, 11/7/2021.

Memang dak habis pikir, dengan generasi sekarang, hanya karena ingin viral dan terkenal mereka bisa melakukan apa saja dalam membuat konten di TikTok, tak peduli lagi hal itu membahayakan nyawa, bahkan parahnya menantang malaikat maut.

Tentu saja ini sangat membahayakan ya sob, tidak boleh ditiru…

Sebagai seorang muslim seyogianya paham hakikat hidup ini bukan untuk terkenal dan viral. Melainkan untuk beribadah kepada Allah SWT.

Dunia hanyalah sebagai ladang untuk beramal sholeh agar bisa meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Pemuda, merupakan harapan peradaban cemerlang semestinya mereka banyak menuntut ilmu Islam agar bisa menjadi calon pemimpin masa depan yang sangat dirindukan umat, memberikan kontribusi terbaik untuk kebangkitan Islam.

Sebagaimana apa yang dilakukan para sahabat Rasulullah Saw yang siap berkorban jiwa dan raganya untuk memperjuangkan tegaknya Islam secara kaffah hingga menjadi garda terdepan dalam membangun peradaban dan menyebar luaskan Islam ke seluruh penjuru dunia.

Di antaranya adalah sahabat Thalhah bin Ubaidillah, seorang pembesar utama barisan Islam di Makkah, singa podium yang handal, pelindung Nabi saat perang Uhud berkecamuk dengan tujuh puluh luka tusuk tombak, donatur utama fii sabilillah, mendapat julukan dari Rasulullah: Thalhah si pemurah, Thalhah si Dermawan di usianya yang masih sangat muda.

Juga Sa’ad bin Abi Waqash, seorang ksatria berkuda Muslimin paling berani di saat usianya baru menginjak 17 tahun. Ia dikenal sebagai pemanah terbaik, sahabat utama yang pertama kali mengalirkan darahnya untuk Islam, lelaki yang disebut Rasulullah sebagai penduduk surga.

Zaid bin Tsabit, mendaftar jihad fii sabilillah sejak usia 13 tahun, pemuda jenius mahir baca-tulis. Hingga Rasulullah bersabda memberi perintah: “Wahai Zaid, tulislah….”. Ia mendapat tugas maha berat, menghimpun wahyu, di usia 21 tahun.

Juga Usamah bin Zaid, namanya terkenal harum sejak usia 12 tahun, mukmin tangguh dan muslim yang kuat, Rasulullah menunjuknya sebagai panglima perang di usianya yang ke-20 dan memimpin armada perang menggempur negara adikuasa Romawi di perbatasan Syiria dengan kemenangan gemilang.

Seperti inilah seharusnya yang dilakukan generasi muda bukan terobsesi buat conten TikTok untuk mengejar viral dan terkenal. Sementara hal itu mendatangkan maut.

Wallahu a’lam bishshawab.

Exit mobile version