Site icon

Dari Tangan ke Tangan, Pembangunan Jalan TMMD Dipercepat dengan Semangat Kebersamaan

IMG-20260426-WA0023

PURBALINGGA — Di sepanjang badan jalan yang masih berupa tanah, deretan warga dan Satgas TMMD berdiri membentuk barisan panjang. Material berpindah dari satu tangan ke tangan lain, mengalir tanpa henti dalam ritme yang terjaga. Metode estafet itu menjadi cara efektif untuk mempercepat pekerjaan pembangunan jalan penghubung antara dua desa dan dua kecamatan dalam program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.

Tanpa banyak jeda, setiap orang mengambil perannya masing-masing. Di ujung barisan, material diangkat, diteruskan, hingga sampai ke titik pengerjaan. Cara sederhana ini justru membuat distribusi material menjadi lebih cepat dan efisien.

Babinsa Koramil 12/Karanganyar untuk Desa Krangean, Serma Jarwono, menjelaskan bahwa metode estafet dipilih karena paling sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Dengan cara estafet seperti ini, distribusi material bisa lebih cepat sampai ke lokasi pekerjaan. Selain itu, warga juga bisa terlibat langsung, sehingga pekerjaan terasa lebih ringan dan kebersamaan semakin kuat,” jelasnya, Minggu (26/4/2026).

Keterlibatan warga memang menjadi kunci utama. Rudi, salah satu warga yang ikut dalam barisan estafet, mengaku antusias bisa ambil bagian dalam pembangunan tersebut.

“Senang bisa ikut bantu. Walaupun capek, tapi kalau dikerjakan ramai-ramai jadi terasa ringan. Apalagi ini untuk jalan yang nanti kami pakai sendiri,” ungkapnya sambil terus melanjutkan estafet material di tangannya.

Pembangunan jalan ini menjadi harapan besar bagi warga. Selama ini, akses yang terbatas membuat mobilitas kurang lancar, terutama untuk aktivitas sehari-hari dan usaha. Dengan jalan yang lebih layak, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin terbuka.

Lebih dari sekadar memindahkan material, estafet ini pun menjadi simbol kebersamaan. Warga dan Satgas TMMD berdiri dalam satu barisan, menyatukan tenaga dan semangat untuk tujuan yang sama. Dari tangan ke tangan, bukan hanya material yang berpindah, tetapi juga harapan akan jalan yang lebih layak dan masa depan yang lebih baik.(anr)

Exit mobile version