Site icon

Di Kelas SDN Pojok Klitih, Cita-Cita Anak-anak Tumbuh Lebih Tinggi Berkat Kedatangan Koptu Rahmat

WhatsApp Image 2026-10-24 at 09.33.55

JOMBANG — Suasana ruang kelas SDN Pojok Klitih, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, terasa berbeda Sabtu (24/10/2026). Para siswa duduk tegak, mata menyala penuh perhatian, dan sesekali terdengar tawa riang. Bukan sekadar menerima pelajaran biasa, mereka mendapatkan sesuatu yang lebih berharga: perhatian, dorongan, dan teladan langsung dari anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 0814/Jombang.

Kehadiran Koptu Rahmat di tengah-tengah anak-anak membawa suasana yang hangat sekaligus menginspirasi. Ia tidak hanya berdiri di depan papan tulis menyampaikan materi wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, melainkan duduk bersama, bercerita, dan mendengarkan impian setiap anak. Baginya, menanamkan semangat di usia dini adalah fondasi paling kokoh bagi masa depan bangsa.

Andi, salah seorang siswa yang tampak paling antusias, mengaku tak pernah menyangka bisa belajar langsung dari Bapak Tentara. Bagi dirinya, sosok Koptu Rahmat kini bukan sekadar tamu, melainkan teladan nyata bahwa cita-cita bisa diraih dengan kerja keras dan ketekunan.

“Dulu saya kadang malas belajar, tapi setelah Bapak Koptu Rahmat datang dan bercerita, saya jadi tahu betapa pentingnya bersekolah. Sekarang saya ingin rajin belajar agar bisa berguna bagi keluarga, desa, dan negara. Saya ingin seperti beliau kuat, disiplin, dan membanggakan,” ungkap Andi dengan wajah berseri.

Hal serupa dirasakan teman-temannya. Banyak yang mengaku berjanji akan lebih rajin datang ke sekolah, menjaga kebersihan lingkungan, serta saling menghormati sesama teman — nilai-nilai sederhana yang disampaikan Koptu Rahmat dengan bahasa yang mudah dipahami dan menyentuh hati.

Kepala Sekolah SDN Pojok Klitih menyambut baik kepedulian yang ditunjukkan Satgas TMMD. Menurutnya, kehadiran anggota TNI memberikan warna baru bagi dunia pendidikan di desa tersebut. Anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga melihat langsung kedisiplinan, keramahan, dan ketulusan yang menjadi teladan sehari-hari.

“Kehadiran Bapak Koptu Rahmat menjadi dorongan luar biasa bagi anak-anak. Mereka melihat bahwa TNI hadir bukan hanya membangun jalan atau rumah, tetapi juga peduli pada masa depan mereka. Semangat yang tertanam hari ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka ke depannya,” ujar Kepala Sekolah.

Koptu Rahmat menegaskan bahwa mendampingi anak-anak adalah investasi yang paling berharga. Di sela kesibukan pembangunan fisik TMMD, ia sengaja meluangkan waktu karena yakin membangun karakter generasi muda sama pentingnya dengan membangun infrastruktur.

“Membangun jalan memang menyambungkan desa, tetapi membangun semangat anak-anak menyambungkan masa depan bangsa. Ketika mereka tumbuh cinta pada tanah air, disiplin, dan berani bermimpi, maka desa ini akan tumbuh bersama mereka,” tegasnya.

Bagi para siswa SDN Pojok Klitih, hari ini bukan sekadar hari biasa ini adalah hari di mana harapan mereka tumbuh lebih cerah, didorong oleh kata-kata tulus dan perhatian nyata dari sosok yang mereka kagumi.(*)

Exit mobile version