Kliksumatera.com, Lahat – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat bergerak cepat menindaklanjuti laporan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia terkait kualitas air Sungai Lematang yang mengalami pencemaran ringan. Pada hari Kamis, 30 Oktober 2025, DLH Lahat menggelar aksi kali bersih yang berlokasi di sudut Kota Lahat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Lahat, R. Herwin, SE, MM. Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Lahat, Drs. Isna Darda, BA, dan Lurah Talang Jawa Utara, Yulidar, SE.
Dalam keterangannya, Herwin menjelaskan bahwa aksi kali bersih ini adalah respons terhadap laporan KLH RI dan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai.
“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari empat perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kabupaten Lahat,” ungkap Herwin.
Keempat perusahaan tersebut adalah:
- PT Bukit Telunjuk, yang memberikan bantuan berupa sepatu safety, boots, sarung tangan, cangkul, dan pisau.
- PT Bumi Gema Gempita (BGG), yang menyumbangkan perlengkapan serupa.
- PT Bumi Mandiri Energi (BME), yang membantu penyediaan sepatu.
- PT Tri Kencana Mulia (TKN), selaku subkontraktor PT BAU, yang turut memberikan bantuan berupa cangkul dan perlengkapan “boot set”.
Fokus awal kegiatan kali bersih ini adalah di sekitar kediaman pribadi Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, SE, di Kelurahan Talang Jawa Utara, Kecamatan Lahat. Herwin menambahkan bahwa aksi ini akan berlanjut ke titik-titik lain di wilayah kota sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
“Kita juga menyediakan papan informasi kepada masyarakat Kabupaten mengenai hal ini,” imbuh Herwin.
Sementara itu, Camat Lahat Drs. Isna Darda, BA, memberikan apresiasi atas langkah yang diambil oleh DLH dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Di Kecamatan Lahat ini banyak terdapat kali kecil yang mengaliri antar kelurahan. Warga biasa menyebutnya Ayik Apul, Siring, dan SPAL. Hari ini kita bersihkan titik awal di Kelurahan Talang Jawa Utara karena di sini sering terjadi penyumbatan bila hujan turun,” jelasnya.
Isna Darda juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah rumah tangga ke saluran air.
Laporan: Novita

