Site icon

Dr. Evita Nursanty dan Bobby Nasution Kunjungi Paviliun Asahan di PRSU 2026, Sorot Sepatu Bunut

WhatsApp Image 2026-07-10 at 17.44.41

Kliksumatera.com, ASAHAN- Ketua Tim Komisi VII DPR RI Dr. Evita Nursanty, M.Sc. bersama rombongan didampingi Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. meninjau Paviliun Kabupaten Asahan pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026, Kamis (09/07/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.

PRSU tahun ini berlangsung 3 Juli sampai 2 Agustus 2026 di Area PRSU Kota Medan. Dengan tema “Harmoni Emas dengan Semangat Kolaborasi Tradisi, Bangkitkan Inspirasi”, ajang ini menjadi pusat promosi budaya, perdagangan, investasi, dan ekonomi kreatif terbesar di Sumut. Pengunjung dapat melihat pameran UMKM, pertunjukan seni, hiburan, hingga kolaborasi pelaku industri kreatif dari berbagai kabupaten/kota.

Hadir mendampingi kegiatan tersebut Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos.,M.Si., Sekda Kabupaten Asahan, Kepala OPD Pemkab Asahan, pejabat terkait, dan undangan lainnya.

Saat meninjau Paviliun Asahan, rombongan melihat sejumlah produk unggulan seperti Sepatu Bunut, bibit kultur jaringan produksi PT Hijau Surya Biotechindo, dan produk UMKM lainnya. Bupati Asahan memaparkan potensi daerah, terutama industri Sepatu Bunut yang sudah menjadi ikon UMKM Asahan dan berpeluang dikembangkan hingga ke tingkat nasional.

Dr. Evita Nursanty mengapresiasi mutu produk yang ditampilkan. Ia menilai Sepatu Bunut memiliki desain yang menarik, kualitas jahitan yang rapi, serta daya saing yang baik. Sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal, Ketua Tim Komisi VII DPR RI membeli satu pasang Sepatu Bunut nomor 38.

Ia juga berharap Pemkab Asahan terus memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku UMKM. Dengan peningkatan kualitas, perluasan pemasaran, dan inovasi, perekonomian daerah akan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Bupati Asahan menjelaskan, usaha Sepatu Bunut merupakan industri rumahan yang telah berjalan sejak 1998. Sentra produksinya berada di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Bunut dan Sidomukti, Kecamatan Kisaran Barat, berjarak sekitar 3,5 km dari Kantor Bupati Asahan.

Sepatu ini memiliki ciri khas tanpa tali dan tanpa tumit dengan model pansus untuk pria dan wanita. Keunggulannya terletak pada teknik pembuatan, yaitu pemasangan kulit dimulai dari tapak menuju bagian atas. Cara tersebut membuat sepatu lebih kuat dan awet. Saat ini para pengrajin masih memproduksi dan memasarkan secara mandiri melalui rumah produksi maupun toko.

Bupati Asahan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ketua Tim Komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumut. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi semangat baru bagi Pemkab Asahan dan pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk serta memperluas pasar.

Melalui PRSU 2026, Pemkab Asahan menargetkan produk unggulan daerah semakin dikenal luas, pangsa pasar UMKM bertambah, daya saing meningkat, serta pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Asahan terdorong.

Rangkaian kegiatan ditutup pukul 17.15 WIB dengan sesi foto bersama.

Laporan : Boy

Posting  : Imam Gazali

Exit mobile version