Site icon

Dualisme KNPI Harus Diakhiri

WhatsApp Image 2021-03-14 at 21.36.47

Oleh : Aldi BG (Ketua DPP KNPI)

Dinamika KNPI saat ini cukup kencang. Sebab sudah beberapa periode KNPI selalu dualisme dan keadaan ini adalah tintah sejarah yang kurang baik dalam sejarah kepemudaan.

Karena itu, ini adalah sebuah badai besar yang harus segera diakhiri. Kondisi saat ini bagaikan nasi telah menjadi bubur, namun bukan berarti tidak adalagi harapan untuk membalikkan kondisi yang ada sehingga KNPI kembali kepada kitahnya. Yaitu pemersatu pemuda dan candaradimuka pemuda Indonesia untuk melahirkan pemuda-pemuda unggul sebagai regenerasi penerus bangsa, kembali kepada cita-cita pada saat dilahirkannya KNPI.

Sama-sama kita ketahui begitu besar badai yang menerpa KNPI dan belum tuntas hingga hari ini dikarenakan para pemudanya belum mampu mengendalikan ego dari sebuah kekalahan. Hal ini jelas terjadi pada saat Kongres di Bogor. Dimana Haris Pertama secara jelas unggul beberapa suara dari Bung Fajri yang pada saat itu adalah sebagai kandidat hate to hate dengan Bung Haris, namun fakta sejarah itu menciptakan kondisi yang ada saat ini. Melihat realita saat ini dalam rangka menyelamatkan KNPI sebagai candradimuka pemuda Indonesia, maka kita membutuhkan sosok pemuda pemersatu yang dapat diterima semua golongan. Dan sosok itu sangat saya yakini ialah pemuda asal Solo yang rendah hati dan sudah teruji mampu merangkul semua elemen. Pemuda itu adalah Gibran Raka Buming.

PR selanjutnya adalah apakah Bung Gibran bersedia menjadi pemersatu pemuda? Karena di tangan beliau sangat diyakini mampu memperekat pemuda yang saat ini tercerai berai dalam suatu wadah yang sama.

Fakta sejarah ini harus segera diperbaiki, kalo bukan kita siapa lagi, dan jika bukan sekarang kapan lagi! ***

Exit mobile version