Site icon

ENTREPRENEURSHIP: MEMULAI BISNIS DI USIA MUDA

WhatsApp Image 2022-12-26 at 00.32.02

Oleh: Muhammad Akbar Budiman, S.Pd., M.Si (Dosen Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Sriwijaya)

MENJADI seorang entrepreneur merupakan impian banyak orang, bukan hanya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup pribadi akan tetapi membantu memberikan kontribusi dalam membangun perekonomian sebuah negara. kontribusi aktif yang diberikan seorang entrepreneur adalah dalam mengurangi tingkat pengangguran.

Berdasarkan data badan pusat statistik Jumlah pengangguran terbuka tingkat pendidikan mengalami peningkatan dari tahun 2017 sampai dengan 2020 dengan rerata sebesar 17.31%. Peningkatkan jumlah pengangguran ini dikarenakan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia lebih kecil dibandingkan jumlah angkatan kerja. Di sinilah peran entrepreneur yang memberikan kontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga mampu mengurangi tingkat pengangguran. Dalam meningkatkan pembangunan perekonomian sebuah negara ke arah yang lebih baik paling tidak jumlah pelaku entrepreneur harus lebih dari 14% dari rasio penduduknya. Sementara di Indonesia, pelaku entrepreneur masih sangat rendah sebesar 3,1%. Ada beberapa yang menjadi penyabab rendahnya minat dalam berwirausaha:
Gengsi
Dalam memulai usaha, masih banyak masyarakat yang masih malu memulai usaha. Masih mengedepankan gengsi dan menjadikan penilaian orang demi mendapat pengakuan status sosial dari orang lain.
Tidak ada modal
Sering kali tidak ada modal menjadi penyebab pebisnis mundur dalam melakukan ide bisnisnya, oleh karena itu modal merupakan unsur yang sangat penting bagi pebisnis untuk membangun usahanya.
Takut gagal
Membangun bisnis perlu mental yang kuat, menjadi pebisnis pasti ada resiko kegagalan. Oleh karena itu pebisnis harus memiliki mental kuat yang tidak takut dengan kegagalan, siap mengambil resiko dengan penuh perhitungan.
Perhatian condong menjadi pekerja
Bukan berarti kita tidak menjadikan bekerja menjadi pegawai sebagai pilihan, akan tetapi lebih bermanfaat jika seseorang mempunyai pasif income di luar kita bekerja.
Kurangnya motivasi
Motivasi akan menumbuhkan semangat dalam berwirausaha, motivasi didapatkan bisa melalui pengalaman dari orang-orang yang sudah sukses dalam beriwausaha
Untuk meningkatkan minat berwirausaha tersebut kita harus menumbuhkan perilaku Desirability, yaitu sejauh mana seseorang merasakan suatu daya tarik untuk menjadi seorang pengusaha. Kemudian, kita harus menumbuhkan perilaku Feasibility, yaitu sejauh mana seseorang menganggap dirinya mampu mengembangkan usahanya. Jika kedua perilaku tersebut ada di dalam diri seorang pengusaha maka semangat berwirausaha akan tumbuh dan berani memulai berwirausaha.

Memulai usaha juga tidak cukup hanya bermodalkan berani, akan tetapi seorang pengusaha harus menemukan ide binis serta bagaimana strategy dalam memulainya. Menurut saya ada 4 langkah dalam menemukan ide bisnis. Pertama, ide bisnis bisa kita dapatkan dari minat dan hoby. Memulai berwirausaha dengan melihat hal apa yang kita senangi dan gemari. Kedua, berusaha mengahadirkan solusi untuk masalah-masalah yang ada di sekitar kita. Ketiga, Research Market terlebih dahulu dan menemukan permasalahan-permasalahan yang dihadapi pasar, apa yang menjadi kebutuhan konsumen. Keempat, Amati tiru dan modifikasi dengan mempelajari bisnis-bisnis yang viral, eksis, dan laku.

Kemudian bagaimana strategi dalam memulainya. Pertama, your business is your media, optimalkan sosial media untuk mengekspose produk/brand kita. Kedua, creat great content konsisten membuat konten dari brand/produk yang kita jual. Ketiga, Branding, branding adalah sebuah kegiatan komunikasi, mempekuat, mempertahankan sebuah brand dalam rangka memberikan perspektif kepada orang lain yang melihatnya. Keempat Marketing, sebuah strategi untuk membuat bisnis kita semakin banyak potensi konsumen yang akan datang.

Jika kita sudah menemukan ide dan sudah menjalankan strategi dalam memulai bisnis ada hal yang lebih penting untuk menuju kesuksesan bisnis yang kita jalankan, yaitu kita harus konsisten, sabar, dan tekun dalam menjalankannya. ***

Exit mobile version