Site icon

Gaza Kembali Menangis

WhatsApp Image 2022-08-18 at 15.44.07

Oleh : Ummu Aziz

Gaza kembali menjadi santapan tak bersalah oleh laknatullah Israel. Entah sudah kesekian kalinya zionis ini menyerang Gaza.
Aqsa Working Group mengecam keras langka Zionis Israel yang kembali membombardir Gaza. Setidaknya 13 orang syahid termasuk seorang gadis berusia lima tahun. “AWG mengutuk sekeras-kerasnya atas agresi Zionis ini. Serangan ini, sekali lagi membuktikan bahwa mereka adalah rezim dzalim yang tersisa yang harus dimusnahkan dari muka bumi,” tulis AWG dalam keterangan tertulisnya kepada Republika.co.id, Ahad (7/8/2022).
Gaza, Palestina adalah urusan semua kaum muslimin, sebagaimana firman Allah SWT إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara.” (QS Al-Hujurat: 10) Ayat ini diawali dengan kata “innama” Dalam bahasa Arab, kata ini berfungsi sebagai “hasr” atau pembatasan. Artinya, yang bisa bersaudara hanyalah orang-orang beriman. Allahlah yang menisbahkan bahwa setiap muslim adalah bersaudara.

Peduli pada umat hendaknya diwujudkan dengan mencari akar berbagai masalah yang menimpa umat Islam, khusunya konflik di Gaza kemudian mencari solusinya. Dengan pengamatan yang mendalam terhadap berbagai masalah yang menimpa umat Islam hari ini, maka akan sampai pada kesimpulan bahwa semua ini terjadi karena hukum-hukum Allah tidak diterapkan secara kafah dan karena tak adanya pelindung bagi umat Islam dengan tiadanya Negara Khilafah. Konflik Israel-Palestina hanya salah satu contoh problem umat Islam yang sudah berlangsung sangat lama dan tak pernah ada solusi tuntasnya. Dunia seolah tak berdaya, dan memang demikianlah faktanya. Tiap ada gencatan senjata, akan ada perang lagi. Berbagai perundingan dan perjanjian dibuat, tapi selalu diingkari.

Tak mungkin bergantung pada Barat yang pasti berpihak pada Israel. Begitu juga, tidak mungkin berharap pada negeri-negeri muslim yang tunduk pada kepentingan Barat, sekalipun tampaknya mereka membela Palestina. Akhirnya, rakyat Palestina harus berjuang sendiri.

Karenanya, Palestina butuh kekuatan militer dari luar yang mampu mengalahkan tentara Israel dan sekutunya. Satu-satunya harapan hanya ada pada negara Khilafah Islamiah, yang akan menyatukan umat Islam seluruh dunia dan mengirimkan pasukan dengan segenap kekuatan untuk melakukan jihad dan mengusir Israel dari tanah Palestina seluruhnya, selamanya. Khilafah tak hanya akan menjadi solusi tuntas bagi Palestina, tapi juga bagi negeri-negeri muslim lainnya. Khilafah akan menjadi pelindung kita dari berbagai ancaman dan serangan yang menimpa umat Islam, baik fisik maupun nonfisik. Ini karena Khilafah adalah junnah (perisai) bagi umat Islam semuanya.

Rasulullah SAW bersabda, إنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ، “Sesungguhnya al-Imam (Khalifah) itu (laksana) perisai, di mana (orang-orang) akan berperang di belakangnya (mendukung) dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan)nya.” (HR Al-Bukhari, Muslim, An-Nasa’i, Abu Dawud, Ahmad).

Sudah saatnya berharap hanya pada satu solusi untuk semua problem umat hari ini. Itulah solusi tuntas semua masalah, solusi hakiki, yaitu penerapan syariat Islam kafah dalam naungan negara Khilafah Islamiah. Wallahu a’lam bishshawab.

Exit mobile version