Kliksumatera.com LAHAT — Kegiatan Gebyar QRIS PEKA (Perlindungan Konsumen) dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pembayaran digital sekaligus mengantisipasi kejahatan digital berlangsung sukses di Kabupaten Lahat.
Kegiatan tersebut digelar di Halaman GOR Bukit Tunjuk, Kabupaten Lahat, Minggu (30/8/2026). Acara dihadiri Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, SH, MH, bersama jajaran Forkopimda, Asisten, Kabag, Kabid, Camat, Lurah, serta sejumlah undangan lainnya.
Turut hadir Pramono selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan dan Kepala Cabang Bank Sumsel Babel (BSB) Lahat Ari Lesmana.
Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 25 booth atau gerai UMKM turut berpartisipasi untuk memperkenalkan dan mendorong penggunaan transaksi pembayaran digital melalui QRIS.
Menurut Kepala BII Sumsel Pramono mengatakan, digitalisasi pembayaran menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, perkembangan teknologi juga perlu diikuti dengan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus kejahatan digital.
“Digitalisasi memang baik, namun perlu kita waspadai dari berbagai modus kejahatan digital,” ujarnya.
Ia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan masih menunjukkan perkembangan positif. Pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan tercatat sekitar 5,2 persen, sementara pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran 5,29 persen.
Perkembangan ekonomi tersebut perlu terus didukung dengan penguatan transaksi digital, salah satunya melalui penggunaan QRIS. Sistem pembayaran digital ini dinilai dapat memberikan kemudahan, kecepatan, serta keamanan dalam bertransaksi apabila digunakan dengan benar.
Selain itu, sejumlah komoditas juga menjadi perhatian dalam menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah bersama Bank Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan inflasi, termasuk komoditas telur ayam ras.
“Ini sama-sama kita waspadai agar kemudian daya beli masyarakat bisa kita jaga bersama,” tegas Pramono
Sementara itu, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, SH, MH, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Gebyar QRIS PEKA di Kabupaten Lahat.
Lanjutnya bahwa kehadiran QRIS memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital di sektor perdagangan dan UMKM.
Widia Ningsih juga berkesempatan mengunjungi sejumlah booth yang ikut berpartisipasi.
Di booth Bank Indonesia, Wabup Lahat mencoba langsung layanan pembayaran menggunakan QRIS. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi booth Bank Sumsel Babel (BSB) Lahat.
Hal senada dikatakan Kacab BSB Lahat Ari Lesmana mengatakan bahwa ”
Selain UMKM dan perbankan, Pasar Murah Bulog juga turut berpartisipasi dalam kegiatan Gebyar QRIS tersebut. Kehadiran pasar murah menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Kegiatan Gebyar QRIS PEKA diharapkan dapat meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat dalam menggunakan transaksi pembayaran digital secara aman, sekaligus mendorong UMKM di Kabupaten Lahat untuk semakin beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.
Laporan Wartawan Novita.

