Site icon

Geram  Ulah Oknum Wartawan Kades Padang Masat Klarifikasi Pada Masyarakat

IMG-20250622-WA0001

Kliksumatera.com Lahat — FN Kades Padang Masat Kecamatan Mulak Kabupaten Lahat merasa geram dengan kelakuan Oknum Kedua Oknum Wartawan  SP dan HN yang sehari- hari bertugas di Wilayah Dapil 4 Meliputi Kecamatan Pagun, Kecamatan Mulak Ulu, Kecamatan Mulak Sebingkai, Kecamatan Kota Agung dan Kecamatan Tanjung Tebat sudah 4 kali memeras minta sejumlah uang berdalih akan menyebarkan video yang dibuat oleh perempuan  bernama RA.

 

Pada awal pertemuan dan berkenalan dengan wanita tersebut melalui pesan WhatsApp,

jujur saja saya tidak tidak tau dari mana wanita tersebut mendapatkan nomor WhatsApp, setelah di telusuri rupanya dari Oknum Wartawan inisial BB.

Sehingga karena sering di hubungi terjadilah komunikasi antara dirinya dengan wanita tersebut terjadilah pertemuan di rumah makan berakhir di penginapan.

 

Dari mulai sampai penginapan rupanya si wanita ini sudah punya niat yang tidak baik dengan bukti setelah beberapa hari, Oknum Media yang memberikan nomor WA saya kepada si wanita tersebut mengirimkan video rekaman wanita tersebut. Saat itu saya di peras dengan dalih bahwa kalau video tersebut mau di hapus saya harus menyerahkan sejumlah uang  dan saya dengan terpaksa memberikan uang Rp 8 juta, melalui transfer ke rekening oknum media tetapi rupanya persoalan belum berhenti.

 

Setelah kejadian ini datang lagi oknum media SY dan  HN, juga modus operandi yang sama bahkan ada surat perjanjian bahwa video tersebut akan di hapus jika menyerahkan uang sebesar Rp 15 juta rupiah. Itupun saya terpaksa memberikan demi menutupi agar keluarga anak istri tidak tau. Lanjut FN dan setelah ini ada lagi dua orang juga dengan nilai yang sama Rp.15 juta terakhir Oknum Media tersebut tiga hari sebelum Idhul Adha  1446H mengancam jika tidak menyerahkan uang sebesar Rp.20 juta maka video ini akan di viralkan dan jujur karena saya sudah tidak mampu lagi rasanya, bukti pengancaman media yang meminta uang Rp 20 JT WA dan telp nya saya simpan.

 

Satu hari setelah video pengancaman itu disebar saya  mendapat panggilan dari UNIT PPA RESKRIM POLRES Lahat, melalui WA untuk hadir Ke Polres Lahat Unit PPA dan membuat saya semakin takut.

Dengan  adanya kejadian ini betul-betul saya stres dan tertekan akhir saya jujur dan berterus terang kepada istri saya ”

tutur FN.  ” Setelah istri saya menghubungi keponakan nya Aprizal Muslim untuk mencari jalan keluar dari masalah ini pungkas FN mengakhiri penjelasannya.

 

Turut hadir juga didalam pertemuan tersebut, Ketua PW GNPK-RI rovinsi Sumsel

Aprizal Muslim, Ketua Adat Desa Padang Masat

Tokoh masyarakat Perangkat Desa

Ketua BPD dan anggota

Tokoh pemuda dan masyarakat.

 

Sementara Aprizal Muslim menyampaikan bahwa akan menempuh jalur hukum terhadap pemerasan yang dilakukan oleh Oknum Media terhadap Paman/Mamang nya . Feri Nopriansyah dan itu jelas melanggar KHUP 368 dan 369. Ancaman penjara  9 tahun dan  kita  lengkap dengan bukti  saya yakin perempuan RA pemain Handal kuat  dugaan  saya ini semacam jaringan”.

 

Dan bukan cuma FN  yang jadi korban tapi ada beberapa orang informasi ini didapat dari sumber yang di percaya”

Tutup Aprizal Muslim

 

Selaras dikatakan Tokoh Adat ketua Adat mewakili Masyarakat berharap persoalan ini cepat selesai dan tidak pihak yang merasa di Zholiim lagi.

 

Laporan

Tim

Exit mobile version