Site icon

Gotong Royong Hidup Kembali, Wujudkan Rumah Impian Ibu Wagiem

WhatsApp Image 2026-07-19 at 11.29.31

LAMPUNG UTARA, – Deru suara centong dan ketukan palu bersahutan meriah di tengah canda tawa warga di wilayah RT 04 RW 02, Simpang Kandau, Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara. Di lokasi inilah, wajah lelah Ibu Wagiem (70 tahun) perlahan berubah menjadi senyuman haru yang tak sanggup disembunyikan. Rumah tempat tinggal sang nenek yang sehari-hari hidup dari keringat sebagai buruh harian lepas, kini sedang dibangun ulang dengan penuh perhatian oleh personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0412/Lampung Utara bersama masyarakat setempat.

Pantauan di lapangan pada Minggu (19/7/2026) menunjukkan kebersamaan yang begitu kental. Anggota Satgas tampak kompak bekerja bahu-membahu bersama warga, menyusun satu demi satu batu bata hebel dengan teliti. Perlahan namun pasti, dinding rumah yang kokoh mulai berdiri tegak, menggantikan struktur bangunan lama yang selama ini sudah tidak layak untuk ditempati.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-129 Kodim 0412/Lampung Utara, Letkol Inf Roni Faturohman, hadir langsung di lokasi untuk memberikan dukungan sekaligus motivasi kepada seluruh personel dan warga yang terlibat aktif. Ia menegaskan bahwa makna dari pekerjaan ini jauh melampaui sekadar menyusun batu bata dan semen.

“Pekerjaan personel bukan sekadar membangun fisik rumah, tetapi tentang membangun harapan dan masa depan yang lebih layak bagi masyarakat kita, khususnya lansia seperti Ibu Wagiem. Tetap jaga kesehatan, pertahankan semangat gotong-royong, dan berikan yang terbaik untuk rakyat,” tegas Letkol Roni Faturohman.

Penggunaan batu bata hebel dalam pembangunan ini dipilih dengan pertimbangan matang, yaitu untuk mempercepat tempo pengerjaan tanpa mengurangi standar kualitas bangunan yang kokoh, rapi, dan tahan lama. Lebih dari sekadar infrastruktur fisik, kehadiran Satgas TMMD di Desa Baru Raharja juga dinilai berhasil menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas luhur budaya bangsa, yang sempat mulai meredup.

Bagi Ibu Wagiem sendiri, kebahagiaan ini terasa seperti anugerah yang tak terduga. Di usianya yang sudah senja, ia mengaku sangat bersyukur dan terharu atas besarnya kepedulian yang ditunjukkan oleh para prajurit TNI maupun tetangga sekitar yang rela meluangkan waktu dan tenaga untuknya.

Dengan progres pengerjaan yang terus berjalan cepat dan tertib, rumah impian Ibu Wagiem dipastikan akan segera rampung. Nantinya, hunian ini akan menjadi tempat berteduh yang aman, nyaman, dan layak, menemani sisa masa tuanya dengan penuh ketenangan.

 

Exit mobile version