PELALAWAN, 5 Agustus 2026 – Memasuki hari keempat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Koramil 15/Kuala Kampar Kodim 0313/KPR bersama tim gabungan terus melaksanakan penyekatan serta pendinginan di lokasi kebakaran yang berada di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.
Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 15 hektare. Hingga saat ini, sekitar 10 hektare telah berhasil ditangani, sementara 5 hektare lainnya masih dalam proses pendinginan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api.
Operasi penanganan melibatkan unsur TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD Provinsi Riau, serta Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT SLS dengan dukungan berbagai peralatan pemadaman, termasuk mesin pompa, kendaraan operasional, dan satu unit helikopter water bombing milik BNPB.
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi lahan gambut yang kering dan tebal, banyaknya bahan bakar alami berupa rerumputan kering, cuaca yang sangat panas disertai angin kencang, serta keterbatasan sinyal komunikasi di lokasi.
Lahan yang terbakar merupakan lahan masyarakat dan bantaran aliran Sungai Kerumutan. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Polsek Kerumutan.
Tim gabungan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait, melaksanakan pendinginan secara intensif, serta melaporkan perkembangan situasi kepada komando atas. Hingga saat ini, titik api telah berhasil dipadamkan, namun masih terdapat kepulan asap tebal sehingga proses pendinginan tetap dilanjutkan guna mencegah terjadinya kebakaran susulan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sebagai wujud sinergi seluruh unsur dalam upaya pengendalian Karhutla di wilayah Kodim 0313/KPR.

