* Ahli Waris Lahan Langsung Pasang Portal
Kliksumatera.com, LAHAT- Heboh! Warga Merapi Area Lahat dibuat terkejut! Sebab, di saat harga BBM melambung tinggi dan langka di lapangan, justru ribuan liter minyak yang diduga milik oknum mafia minyak ditemukan di Merapi Area Lahat, Minggu (18/9/22).
Diduga BBM tersebut akan disuplai ke perusahaan batu bara yang ada di Lahat. Minyak tersebut diduga dipasok dari PT Putra Satu Bersama Subcon PT Pertamina.
Ditemukannya timbunan miknyak tersebut berawal dari informasi masyarakat Merapi Area. Lalu, media pun melakukan investigasi di lapangan, Minggu 18 September 2022, ditemani oleh Tim Pengacara Poeyank (Neko Ferlyno cs) yang mengawal kliennya selaku Ahli Waris dari Cicit Pangeran Bakhtiar. Lalu, keluarga ahli waris langsung memportal jalan menuju lokasi timbunan minyak tersebut.
Perlu diketahui, berdasarkan keterangan Neko Ferlyno, awal mula kejadian bermula dari tanah milik pangeran Bachtiar ini diklaim oleh PT. ABS (Andalas Bara Sejahtera). Tanah tersebut diklaim oleh PT. ABS masuk dalam IUP PT ABS. Padahal menurut peta dan koordinat wilayah usaha pertambangan operasi produksi milik PT. Andalas Bara Sejahtera nomor 503/214/KEP/pertambang/2010 tanggal 14 Mei 2010 dengan kode wilayah KW.13.3.LHT.2010 yang ditandatangani oleh Mantan Bupati Lahat H. Saifudin Aswari seluas 150 hektare berada jauh dari lokasi tanah hak milik Pangeran Bachtiar. Tanah yang diklaim oleh PT. ABS tersebut diduga telah dijualbelikan ke perusahaan lain.
Perlu diketahui juga bahwa izin PT. ABS tersebut telah dicabut perizinannya oleh Kementerian ESDM karena masa berlaku IUP berakhir pada tanggal 25 Agustus 2015 dan secara peraturan dan perundangan-undangan tanah bekas tambang tersebut telah diserahkan kepada Negara melalui pemerintah Kabupaten Lahat.
Tetapi fakta di lapangan pihak PT. ABS terus menerus memberikan informasi yang sesat kepada warga Merapi bahwa tanah hak milik pangeran Bachtiar tersebut sudah dibeli oleh PT. ABS. Hal tersebut dibantah oleh slah satu ahli waris Pangeran Bachtiar yang bernama RJ yang notabenennya adalah Ayuk dari korban yang dianiaya oleh oknum preman pengawal BBM ilegal yang memaksa memasukkan mobil tanki minyak melalui tanah Pangeran Bachtiar beberapa waktu lalu.
Karenanya, tanggal 18 September 2022 tim kuasa hukum dari kantor hukum POEYANK yang dikomandoi oleh Neko Ferlyno.SH.C.P.L bersama tim kantor hukum POEYANK Junio Narta SH dan Walyus SH melakukan pemasangan papan pengumuman sekaligus imbauan dan peringatan di atas tanah Pangeran Bachtiar kepada siapa pun yang memanfaatkan tanah tersebut untuk tidak lagi memanfaatkan tanah tersebut untuk kegiatan kegiatan ilegal baik untuk penimbunan BBM ataupun yang lain-lain.
Neko Ferlyno.SH.C.P.L meminta kepada pihak terkait, terkhusus kepolisian Republik Indonesia untuk segera menangkap dan menindak tegas pelaku mafia tanah dan mafia BBM yang memanfaatkan tanah Pangeran Bachtiar tersebut serta segera menindaklanjuti laporan penganiayaan yang dilakukan oleh preman yang bernama SR yang melakukan pengawalan tanki minyak pada saat itu. Penganiayaan tersebut telah dilaporkan oleh cicit Pangeran Bachtiar ke Polsek Merapi Barat melalui laporan STTLP nomor STTLP/85/IX/2022/SUMSEL/RES LAHAT/SEK MERAPI BARAT tanggal 16 September 2022.
Laporan : Novita
Editing : Imam Gazali

