Site icon

Humas Polda Sumsel Data Dampak Banjir Bandang di Lahat

WhatsApp Image 2023-03-15 at 05.24.20

Kliksumatera.com, LAHAT- Pascabanjir bandang yang menerjang Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri bersama warga, mulai bahu-membahu membersihkan rumah dan fasilitas umum dari material banjir yang terjadi Kamis 9 Maret 2023 lalu.

Dari perkembangan data yang dikeluarkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Lahat, menurut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM melalui Kasubbid Mulmed Kompol Masnoni SIK Rabu 15 Maret 2023 siang, tercatat sebanyak 256 rumah terendam yang tersebar di 12 kecamatan. Selain itu, sebanyak 131 hektar sawah mengalami gagal panen, serta 30 unit rumah hanyut tersapu banjir. “Dampak terparah ada di Desa Keban Agung dan Desa Lubuk Sepang. Desa Keban Agung sebanyak 25 unit rumah hanyut, sementara di Desa Lubuk Sepang 5 rumah dinyatakan hanyut. Untuk sawah ada 131 hektar yang gagal panen tersebar di 12 kecamatan,” ungkap Masnoni.

Terkait korban jiwa akibat banjir, Masnoni menjelaskan, korban jiwa akibat banjir itu tidak benar. ”Korban yang ditemukan kemarin merupakan seorang anak yang tenggelam dan hanyut di Sungai Lematang sehari sebelum bencana banjir terjadi. Sementara seorang lagi, terseret arus Sungai Lematang saat mencoba mengambil barang-barang yang hanyut di Sungai Lematang, kemudian diduga terpeleset hingga akhirnya juga hanyut di Sungai Lematang,” jelasnya.

Hingga kini, kondisi banjir yang terjadi di Desa Keban Agung dan Desa Lubuk Sepang sebagai lokasi terparah yang terkena banjir, sudah mulai surut. Saat ini, posko-posko sudah mulai didirikan dan bantuan dari berbagai pihak juga sudah didistribusikan.  “Untuk posko-posko sudah mulai didirikan, begitupun dapur umum. Namun, jika ada yang ingin memberikan bantuan, dapat segera menghubungi kami, atau langsung ke lokasi bersama kepala desa,” pungkas Alumni Akpol 2005 itu.

Laporan : Yudi
Editing : Imam Gazali

Exit mobile version