Kliksumatera.com, PAGARALAM- Tanggal 18 September 2018, atau 4 (tempat) tahun yang lalu, Gubernur Sumatra Selatan H Alex Noerdin pada Selasa 18 September 2018 melantik dan mengambil sumpah bapak Alpian Maskoni SH dan Muhammad Padli SE sebagai Walikota Pagaralam dan Wakil Walikota Pagaralam Periode 2018 – 2023. Pasangan yang menggunakan Ikon AL-PAD (Alpian-Padli) ini memenangkan kontestasi Pilkada tahun 2018 mengungguli 4 pasangan lainnya dengan suara yang cukup signifikan.
Hari ini, Senin 19 September 2022 usia Pemerintahan Alpian Maskoni SH sudah berjalan 4 (empat) tahun, atau hampir mengahiri periode pertama pemerintahan Kepala Daerah Berikut refleksi penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan yang dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
TAHUN 2019-2022
Setelah dilantik Wako Pagaralam Alpian Maskoni SH didampingi Wakil Walikota M Padli SE memerintahkan TAPD bahkan terlibat langsung memimpin perhitungan yang riil Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Dari hasil perhitungan tersebut, diputuskan langkah-langkah untuk memastikan daerah dapat berjalan dengan baik. Beberapa langkah itu di antaranya rasionalisasi, perjalanan kembali kegiatan serta penundaan program/kegiatan yang dipandang tidak mendesak Rasional dilakukan, khususnya terhadap target pendapatan yang secara kalkulatif tidak dapat dicapai target maupun objek yang dipastikan diperhitungkan dengan baik.
Adapun beberapa program/kegiatan yang dipandang dapat dilaksanakan pada tahun berikutnya diakukan penjadwalan kembali. Sedangkan untuk kegiatan yang dianggap masih belum mendesak Walikota Alpian memerintahkan untuk menunda.
Program Sesuai Janji Politik
1. Sambung Pucuk / Stek Kopi (Satu juta Pohon dalam per tahunya), setidaknya realisasi sampai tahun 2022 sudah mencapai 3.927.113 batang kopi sudah distek, dengan penerima langsung manfaat sebanyak 4.195 petani atau kalau di persentasekan 61.54% dari 6.817 petani di Kota Pagaralam. Program ini juga didampingi pembangunan Satu Rumah Tani terletak di Desa Agung Lawangan dan 3 Rumah Produksi Kopi yaitu Dusun Penjalang Kecamatan Dempo Selatan, Kampung Muara Siban Kecamatan Dempo Utara, dan Desa Candi Jaya Kecamatan Dempo Tengah. serta 35 Solar Dry.
2. Program Kredit Usaha Rakyat yang bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel.
Penerima KUR Sampai dengan Bulan Agustus 2022 sebanyak 1.240 peminjam dengan kisaran besar pinjaman dari Rp 5 juta sampai Rp 25 juta. Realisasi pinjaman sampai Agustus 2022 Rp 32.239.000.000, Dengan Total Subsidi yang dianggarkan pemerintah Kota Pagaralam sampai akhir tahun 2022 Rp. 1.200.000.000 (satu miliar dua ratus juta rupiah).
3. Program Umroh Ustadz/Ustadzah 20 orang dalam pertahun, dan yang sudah diberangkatkan sudah mencapai total 80 orang sampai tahun 2022 ini. Adapun Rincian: tahun 2019 sebanyak 20 orang, tahun 2020 dan 2021 tidak dilaksanakan karna Wabah Covid 19, terus tahun 2022 saat ini sebanyak 20 orang selanjutnya rencana pada tahun ini juga pada bulan November 2022 akan diberangkatkan sebanyak 40 orang jemaah Umroh.
4. Program Beasiswa Bagi Siswa Berprestasi dari keluarga MBR, berjumlah 180 siswa sampai tahun 2022 ini. Untuk jenjang dalam pendidikan SD sebanyak 105 Siswa dari 57 SDN kota pagaralam, untuk SMP sebanyak 60 Siswa dari 10 SMPN Kota pagaralam, dan untuk jenjang SMA sebanyak 15 Siswa dari 5 SMAN Pagaralam.
5. Program Pemberian Bonus bagi RT/RW 1 juta di akhir tahun :
A. Untuk kecamatan PAU RT 135 dan RW ada 47.
B. Untuk Kecamatan PAS RT berjumlah 141 dan RW ada 46.
C. Kecamatan Dempo Utara RT ada 83 dan RW ada 27.
D. Kecamatan Dempo Tengah RT 63 dan RW ada 19.
E. Kecamatan Dempo Selatan RT 56 dan RW ada 20.
Jadi total RT se-Kota Pagaralam ada 478 dan RW berjumlah 159. Jadi, untuk kenaikan honorarium atau gaji yang diterima RT/RW sebesar 33.33% pada tahun 2022 ini.
Sementara pada Bidang Infrastruktur dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 beberapa program unggulan Kepemimpinan Al-Pad yang mulai dilaksanakan antara lain:
1. Pembangunan Rehabilitasi jalan 193.845 KM dengan rincian aspal sepanjang 181,39 KM dan Cor Beton sepanjang 12.455 km.
2. Pembukaan jalan baru (TMMD) sepanjang 3.20 km.
3. Pembangunan Jambatan sebanyak 12 Unit.
4. Pembangunan/Rehab Drainase / gorong – gorong /spal/ sepanjang 2.17 km.
5. Rehabilitasi Irigasi Sepanjang 46.447 meter.
6. Penerangan Jalan Umum, Pengadaan PJU sebanyak 1.574 titik dan sekaligus pemeliharaan sebanyak 1.100 titik.
7. Pembangunan atau Rehab Masjid serta sarana dan prasarananya 121 unit.
8. Pembangunan Gedung Sebanyak 26 unit
9. Rehabilitasi Gedung Sebanyak 29 unit
10. Pembangunan Rehab Pagar Sebanyak 14 unit.
11. Sistem Penyediaan Air minum sepanjang 62.297 meter.
12. Rehab atau penataan alun-alun utara dan ruang terbuka Hijau alun-alun selatan.
13. Bantuan Perumahan sebanyak 986 unit.
14. Pembangunan TPS 3R 4 unit
15. Pembangunan MCK ++ 4 unit
16. Pembangunan IPAL sebanyak 4 unit
17. Pembangunan Rumah Kopi dan Rumah Produksi 4 unit
18. Pembangunan Tengki Septic sebanyak 253 unit
19. Pembanguan Sanimas Islamic Devlopment Bank sebanyak 18 unit
20. Pembangunan Rehabilitasi Spal dan Drainase sepanjang 31.680.06 meter.
21. Pembangunan Tembok Penahan sepanjang 3.954.45 meter.
22. Pembangunan Pagar dan Balai Serba guna sebanyak 1 kawasan
23. Pembangunan jalan setapak sepanjang 53.111.06 meter
24. Pembangunan jalan usaha tani dan jalan produksi sebanyak 107 unit.
25. Pembangunan DAM Parit sebanyak 11 unit .
26. Pembangunan kawasan Gedung Olahraga Badminton keban agung.
Pembangunan dan Rehabilitasi Sarana Pendidikan dari Tahun 2019-2022
Total Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Pendidikan sebanyak 242 paket adapun Rincianya sebagai berikut :
1. Pembangunan dan Rehab SKB 2 paket.
2. Pembangunan dan Rehabilitasi PAUD /TK 8 Paket.
3. Pembangunan dan Rehabilitasi sarana dan prasarana SD 138 Paket.
4. Pembangunan dan Rehabilitasi sarana prasarana SMP 94 Paket.
* Pembangunan dan Rehabilitasi Sarana prasarana di bidang kesehatan sebanyak 62 + 44 paket dari tahun 2019-2022.
* Penyelenggaraan Even Olahraga yang dilaksanakan di kota Pagaralam.
* Dibidang Ketahanan Pangan dan Pertanian dari tahun 2019-2022 semua berjalan lancar dan banyak macam jenis bantuan, cadangan Pangan, bantuan bibit, bantuan alat pertanian, dan juga pengembangan tanaman.
* Kunjungan Kerja Pejabat Negara ke Kota Pagaralam setidaknya ada 20 kali kunjungan dari Presiden, Mentri, DPR RI hingga Rektor dari Sudan.
*Sementara Untuk jenis Penghargaan, kota pagaralam mendapatkan : Terbaik III Penataan Ruang Provinsi Sumsel, Terbaik III Kampung Adat, Terbaik II katagori Kota penghargaan pembangunan Daerah Tingkat Provinsi Sumsel, Penghargaan WTF sebanyak 8 X secara berturut-turut, dan Terbaik I Kategori Daya tarik Wisata dan Terbaik II kategori Homestay 2021, 10 besar Desa Cantik, Anugerah Parahita Ekapraya kategori Pratama, Terbaik II penilaian Kopetinsi BKN Award, dan terbaik I Situs Sejarah pada ajang API 2021.dan masih banyak lagi puluhan penghargaan.
* Peningkatan Sumber Daya Aparatur & Masyarakat 2019-2022
– Diklat Kepemimpinan PIM 2 sebanyak 10 orang, PIM 3 sebanyak 34 orang, dan PIM IV sebanyak 160 orang. Dari Diklat, Bimtek, Penyusuanan, hingga Pelatihan Manajemin Perhotelan, Homestay, Pondok Wisata, yang jumlahnya susah Ratusan bahkan Ribuan tenaga terlatih.
Secara nyata untuk lima program janji Politik Al-Pad sudah terpenuhi. Namun kedepan kita harus lebih meningkatkan untuk pendapatan masyarakat dan sistem perkotaan yang modern.
Capaian pemerintahan Al-Pad sampai Tahun ke-4 Pemerintahannya, belumlah sempurna, namun mencermati kondisi keuangan dan penyelenggaran pemerintahan yang ada, tidaklah berlebihan jika saat ini dapat disimpulkan bahwa Pemerintah Daerah telah berhasil meletakkan Fondasi yang baik dalam penyelenggaraan pembangunan yang diharapkan. (09-Pai-ADV)

