Site icon

Jejak Kemanunggalan di Bumi HSU: Dari Penutupan TMMD hingga Jalan Harapan Warga

WhatsApp Image 2026-03-16 at 10.23.34

Amuntai – Tepuk tangan masyarakat menggema di Lapangan Pahlawan, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, saat upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 1001/HSU–Balangan digelar, Rabu (11/03/2026).

Upacara yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., itu menandai berakhirnya rangkaian program pembangunan terpadu yang selama beberapa pekan menghadirkan kerja bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Bagi masyarakat, TMMD bukan sekadar program pembangunan. Ia hadir sebagai harapan yang perlahan menjadi nyata di tengah kehidupan desa.

Bupati Hulu Sungai Utara, Drs. H. Sahrujani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 1001/HSU–Balangan, atas dedikasi dan kerja keras dalam menyukseskan program tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1001/HSU–Balangan, yang telah melaksanakan program TMMD dengan baik sehingga berbagai pembangunan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sahrujani.

Menurutnya, TMMD menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Ia berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Semoga kemanunggalan TNI dengan rakyat seperti yang terlihat dalam program TMMD ini dapat terus terpelihara demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara,” tambahnya.

Suasana khidmat juga terasa saat prosesi penandatanganan naskah serah terima hasil program TMMD dari pihak TNI kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara, sebagai tanda bahwa pembangunan yang telah dilaksanakan kini menjadi milik dan tanggung jawab bersama masyarakat.

Namun cerita TMMD tidak berhenti di lapangan upacara

Usai kegiatan penutupan, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus bersama Dandim 1001/HSU–Balangan Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., serta unsur Forkopimda langsung bergerak menuju lokasi sasaran TMMD untuk melihat hasil pekerjaan di lapangan.

Di sejumlah titik pembangunan, terlihat jalan usaha tani yang kini terbentang lebih rapi, saluran drainase yang tertata, serta fasilitas yang sebelumnya hanya menjadi harapan warga kini telah berdiri nyata.

Melihat langsung hasil tersebut, Danrem menyampaikan rasa puas terhadap kerja keras Satgas TMMD bersama masyarakat.

“Saya melihat langsung hasil pekerjaan di lapangan dan secara umum pelaksanaan TMMD berjalan dengan baik. Hasilnya cukup bagus dan tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Program TMMD Ke-127 sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan usaha tani dan drainase, tetapi juga kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat dalam berbagai bidang.

Sementara itu, Komandan Kodim 1001/HSU–Balangan Letkol Inf Endra Retno Erowanto selaku Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa seluruh sasaran fisik maupun nonfisik yang telah diprogramkan berhasil diselesaikan sesuai rencana.

Keberhasilan tersebut, menurutnya, tidak lepas dari kerja sama yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat yang bergotong royong selama pelaksanaan kegiatan.

Di balik setiap jalan yang dibuka, siring yang dibangun, dan fasilitas yang diperbaiki, tersimpan cerita kebersamaan yang menjadi ruh utama TMMD: kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kini, ketika program TMMD Ke-127 resmi berakhir, harapan baru pun tumbuh di desa-desa yang tersentuh pembangunan.

Bagi masyarakat Hulu Sungai Utara, TMMD bukan hanya tentang infrastruktur yang selesai dibangun. Lebih dari itu, ia adalah bukti bahwa ketika TNI, pemerintah, dan rakyat berjalan bersama, pembangunan tidak sekadar menjadi rencana—melainkan kenyataan yang membawa perubahan.(Pendim 1001)

Exit mobile version