Site icon

Kehabisan Bensin Di Jalan, Serda Sukarji Beli Bensin Eceran Pati – Pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Des (TMMD) Reguler ke-111 Kodim 0718/Pati yang di gelar di Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati hingga hari ini masih berlangsung. Paruh waktu pelaksanaan kegiatan TMMD tidak ada kendala yang berati dalam pengerjaan sasaran fisik TMMD berupa pengecoran jalan pertanian sepanjang 1.450 meter dan renovasi RTLH, Masjid dan Musholla. Terlihat Serda Sukarji anggota Satgas TMMD sedang membeli bensin eceran di kios Ibu Endang (36) warga Dukuh Kemiri, Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, karena motor yang biasa dikendarai untuk transportasi ke sasaran fisik TMMD macet kehabisan bensin, Jum’at (02/7/2021). Sukarji mengatakan, pagi ini motornya kehabisan bensin, karena saking sibuknya sampai lupa mengisi bensin. Untung saja pas kehabisan bensin ada kios penjual bensin yang tidak jauh situ. Semberi melakukan komunikasi sosial (komsos) dengan warga, sekalian membeli bensin eceran untuk mengisi motornya. “Alhamdulillah, pas kehabisan bensin ada penjual bensin terdekat. Jadi saya tidak susah-susah mendorong motor. Saking sibuknya melakukan kegiatan di sasaran fisik TMMD, saya sampai lupa mengecek motor saya,” ujar Sukarji. (0718)

WhatsApp Image 2021-07-03 at 11.35.28

XPati – Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-111 Kodim 0718/Pati di Desa Tamansari Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati bersama warga masyarakat, ternyata semangatnya masih berapi-api untuk melanjutkan kegiatan rabat beton jalan. Jumat (2/7/2021)

Memasuki awal minggu ketiga pelaksanaan program TMMD ini, hasil rabat beton yang terealisasi sudah memenuhi target yang telah ditentukan, apabila kedepan cuaca mendukung tidak ada hujan saat pengerjaan, kemungkinan seminggu lagi sudah selesai. Walaupun dibawah terik matahari sangat panas, anggota Satgas TMMD bersama-sama warga terus bekerja dengan semangat dan tidak pernah lelah.

Terkadang dialami oleh anggota Satgas TMMD. Salah satunya saat harus memindahkan atau menggeser mesin pengaduk material cor atau biasa disebut molen. Karena jalan yang sudah dilapisi dengan adonan cor beton.

Mereka pun memutuskan untuk mengangkat mesin molen tersebut ramai-ramai dengan hati-hati, karena selain kondisi kita lelah mesin molen tersebut memiliki beban yang cukup lumayan berat.

“Mesin molen itu sangat penting karena dengan menggunakan molen itu proses pengadukan material cor bisa lebih cepat dan hasilnya bagus,” ujarnya. “Kita memang harus sering memindahkan mesin molen tersebut apabila lokasi rabatnya sudah mendekat dari  posisi molen”.

“Semoga seluruh anggota Satgas TMMD dan masyarakat Desa Tamansari diberikan kesehatan, sehingga kita dapat menyelesaikan pengecoran jalan sehingga target dapat terpenuhi,” pungkasnya.

Exit mobile version