Site icon

Kejari Lahat Dalami Dugaan Penyimpangan Dinas Perikanan, Tunggu Klarifikasi dan Cek Lapangan

IMG-20260724-WA0053

Kliksumatera.com LAHAT — Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat melalui bidang Intelijen tengah menindaklanjuti informasi terkait dugaan penyimpangan di lingkungan Dinas Perikanan Kabupaten Lahat.
Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Lahat, Dicky Dwi Putra, SH, MH, mengatakan pihaknya telah melakukan telaah awal terhadap informasi yang diterima. Saat ini, pihaknya masih menunggu proses klarifikasi sebelum melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

“Sudah kami telaah, tinggal menunggu cek klarifikasi perkara, dan kita cek ke lapangan secepatnya,” ujar Dicky saat menjadi narasumber dalam PWI Lahat Podcast yang dipandu Ketua PWI Lahat, Ehdi Amin. ( 24/ 7/26)
Dicky mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai opini atau informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, setiap informasi yang masuk harus melalui proses telaah dan klarifikasi terlebih dahulu sebelum diambil langkah lebih lanjut.

“Jangan terlalu mudah percaya dengan opini yang belum tentu benar,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dicky juga menjelaskan bahwa peran bidang Intelijen Kejaksaan tidak hanya sebatas mengumpulkan informasi. Bidang Intelijen memiliki tugas melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan serta mendukung upaya pencegahan tindak pidana, termasuk tindak pidana korupsi.
Ia menjelaskan, di bawah kepemimpinan Kajari Lahat, Teuku Lutfansyah Adhyaksa Putra, SH, MH, Kejari Lahat memiliki Kepala Subbagian Pembinaan yang menangani administrasi, kepegawaian, perencanaan dan urusan rumah tangga.

Selain itu, terdapat lima bidang teknis utama, yakni Intelijen, Pidana Umum (Pidum), Pidana Khusus (Pidsus), Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), serta Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti.

Terkait dugaan penyimpangan di Dinas Perikanan Lahat, Dicky menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan langkah sesuai prosedur dan kewenangan yang dimiliki. Hasil klarifikasi dan pengecekan lapangan nantinya akan menjadi bahan untuk menentukan langkah selanjutnya.
Karena itu, masyarakat diminta bersabar dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum proses klarifikasi dan pemeriksaan dilakukan oleh pihak berwenang.

Laporan Wartawan Novita.

Exit mobile version