Site icon

Kembali Muncul proyek Revitalisasi Gedung PA,UD Siluman Narasumber katakan ada dugaan Dinas terkait terima persentase.

IMG-20261007-WA0059

Kliksumatera.com Muratara -SE
Lagi dan lagi Muncul kembali Proyek Revitalisasi pembangunan Gedung Pasilitas Pendidikan Anak Usia Dini PA,UD Di duga siluman Di kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) provinsi Sumatera Selatan (Sum -sel) Tepat nya di Desa Lubuk kumbang kecamatan karang jaya, kabupaten Musi Rawas Utara.

Mengapa sejumlah masarakat mengatakan proyek Revitalisasi pembangunan Gedung PA UD itu Siluman,karena proyek tersebut tidak memiliki/di pasang papan informasi atau Dengan kata lain papan plang sebagai bentuk keterbukaan dan transparansi terhadap informasi publik dan agar bisa masarakat turut mengawasi bangunan gedung PA UD tersebut ,Rabu 7/10/2026 .

Salaseorang Narasumber yang mengaku dirinya asli penduduk Desa Lubuk kumbung itu sendiri membenarkan bahwa Proyek Revitalisasi pembangunan Gedung PA UD tersebut tidak memiliki papan informasi (plang) sebgai bentuk keterbukaan informasi pada masarakat bahkan lebi mirisnya lagi, peroyek pembangunan Gedung PA UD tersebut Di Suadaya kan oleh si pemborong, dan informasi lain yang menyangkut pengetahuan masarakat seolah di bungkam masarakat tidak perlu tau tentang segala hal terkait pembangunan Gedung PA UD tersebut.

Informasi sementara yang di dapatkan oleh salasatu Narasumber Bahwa bangunan gedung PA UD tersebut menelan anggaran Lebi Dari 900 sembilan Ratus juta rupiah,dan si pemborong tidak mengutamakan pekerja lokal/Pekerja Asli putra Daera Namun tukang yang di rekrut oleh pemborong,hampir 90%tukang dari kota Lubuklinggau, ia juga menyampaikan bahwa biasanya Di duga pemborong kerjasama Dengan Dinas terkait dengan cara terima persentase dari pemilik proyek,

,”ada bangunan siluman Di Desa Lubuk kumbung, Kabupaten Muratara yaitu bangunan Gedung Untuk pendidikan anak usia dini (PA UD) mengapa saya katakan siluman karena proyek tersebut polos tidak memiliki apa apa ,Baik itu papan informasi (plang) maupun keterangan keselamatan kerja para tukang , biasanya lengkap keterangan di papan informasi itu ini samasekali tidak ada ,dan sangat tertutup informasi di masyarakat,saya mendapat informasi bahwa bangunan tersebut menelan anggaran Lebi Dari 900 sembilan Ratus juta rupiah tapi kok mala keterangannya gak jelas sama sekali,

,”sebelum nya kami selaku masarakat Desa Lubuk kumbung kecamatan karang jaya kabupaten Muratara provinsi Sumatera Selatan mengira kalau bangunan Gedung itu adala bangunan pribadi gak tau nya bangunan sekola PA UD .

,”kami kecewa dengan Dinas terkait di kabupaten Muratara karena sangat .minim pengawasan Terkait pembangunan itu jadi wajar dong kalau kami menduga ada kong kalikong antara pihak Dinas dengan pemilik proyek itu ,kami suda mencium aroma bahwa Dinas Terkait sering menarik beberapa persen dari nominal anggaran bangunan tersebut.

,”itu nama PA UD nya kalau gak salah AL- Syahdan pimpinan sekolah PA UD itu adala istri pemborong itu sendiri dan pengawas bangunan itu adala ayah kandung pemborong itu sendiri jadi masarakat merasa kesulitan untuk mendapatkan informasi tentang pembangunan tersebut, masarakat juga perlu tau tentang, anggaran dari mana , bangunan gedung apa, dan pekerja nya dari mana ,berepa hari kerja di laksanakan hingga rampung pokok nya kami berharap kepada pengawas dari kabupaten kiranya segera meluruskan untuk keterbukaan informasi ke masarakat ,”tutur Narasumber yang enggan di sebutkan namanya saat itu .

Namun pembangunan tersebut sekarang menjadi sorotan Di masarakat serta di dunia publik karena di duga tertutup dan tidak transparansi keterbukaan ,karena ini uang negara jadi siapapun masarakat warga Negara Republik Indonesia Wajib ikut mengawasi Dana dan bangunan tersebut apalagi kegunaan nya untuk pendidikan bagi generasi penerus harusla awet dan tidak terkesan asal asalan . Sekarang Proyek Revitalisasi pembangunan Gedung PA UD itu suda melanggar disiplin transparansi pengelolaan keuangan negara.

(Jun)

Exit mobile version