Site icon

Kenali Aplikasi Tepat dan Menguntungkan di Ruang Digital

WhatsApp Image 2021-08-20 at 11.20.56

 

Pagar Alam, Klik Sumatera – Dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk meng edukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam dan menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 Kota / Kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI / Polri, Orang Tua, Pelajar, Penggiat Usaha, Pendakwah dan sebagainya.

4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture dimana masing masing kerangka mempunyai beragam tema.

Sebagai Keynote Speaker, Walikota Pagar Alam yaitu, Alpian Maskoni, SH., memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing masing oleh putra putri daerah melalui digital platform. Bp. Presiden RI, Bapak Jokowi juga memberikan sambutan dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

VIRNA LIM (Ketua Umum Sobat Cyber Indonesia), pada sesi KECAKAPAN DIGITAL. Virna memaparkan tema “TREN PEKERJAAN DAN USAHA DI DUNIA DIGITAL”. Dalam pemaparannya, Virna membahas menjelaskan mengenai trend pekerjaan, tidak dapat dipungkiri saat ini anak muda lebih memilih menjadi seorang yang mandiri daripada menjadi seorang bekerja, atau kerja secara kantoran. Inilah pergeseran zaman didorong untuk melek teknologi, mengingat banyak sekali tawaran pekerjaan atau profesi impian generasi milenial seperti youtuber, selebgram, starup, memiliki usaha online, dan sebagainya. Untuk itu masyarakat perlu memiliki skill yang bermanfaat yang paling dicari saat ini, seperti special media marketing, human centred design, workflow automation, artificial intelegence, dan fronted web development.

Beberapa skill yg paling dicari di era digital saat ini adalah copywriting, public speaking, web development, facebook ads, SEO/google analystics, UX design, social media marketing, photoshop, dan video productions. Yang perlu diingat adalah sekarang serba digital, teknologi telah banyak menciptakan peluang kerja, untuk itu perlu dimaksimalkan potensi diri, misalnya dengan mempelajari hal-hal baru meskipun masa depan tidak dapat diprediksi, dengan cara evaluasi diri, membangun jaringan, dan mencoba pekerjaan baru.

Dilanjutkan dengan sesi KEAMANAN DIGITAL, oleh JODDY CAPRINATA (Founder dan COO @bicara.project). Joddy mengangkat tema “DUNIA MAYA DAN REKAM JEJAK DIGITAL”. Joddy menjelaskan dunia maya memiliki jangkauan luas, tidak terbatas ruang dan waktu, massal, dan mudah diterima dan mudah dibagikan. Macam-macam produk digital antara lain, media sosial, website, internet banking, dan aplikasi gawai. Kegiatan rekam jejak digital mencakup, kegiatan mengirim pesan, mengunjungi laman situs, unggahan konten atau komentar, memasukan data pribadi, serta internet banking.

Bijaksana dalam jejak digital untuk menghindari, pencurian data, cyber bullying, ditolak melakukan kegiatan digital, serta pidana Undang-Undang ITE. Tips dan trik dalam menggunakan media sosial antara, lakukan saring sebelum sharing atau membagikan, lindungi informasi pribadi, lestarikan etika dalam bermedia sosial, dan lengkapi sistem keamanan ganda.

Sesi BUDAYA DIGITAL, oleh ARIZONA, M.PD (Anggota ABKIN). Arizona memberikan materi dengan tema “PILIH MANA: NABUNG ATAU BELANJA ONLINE?”. Arizona menjelaskan berdasarkan hasil survey perusahaan marketing InMobi, “Marketing in the Era of Mobile” ternyata Masyarakat Indonesia meningkat 30 % belanja online saat pandemi. Hal yang perlu diperhatikan saat ingin belanja online, antara lain belanja online saat diskon, rajin cek promo dan voucher belanja, buat daftar belanja sebelum membeli, serta sesuaikan dengan kebutuhan. Solusi agar hidup tetap seimbang dengan menabung dan belanja online, diantaranya hitung pengeluaran, temukan cara memangkas pengeluaran, membuat list kebutuhan setelah gajian, usahan untuk tetap menabung dan invertasi, serta terapkan hidup sehat dan hemat.

Narasumber terakhir pada sesi ETIKA DIGITAL, oleh WENI PEBRIANI (Social Product Partnership – KITABISA). Weni mengangkat tema “ETIKA BERJEJARING: JARIMU HARIMAUMU”. Weni menjelaskan etika digital merupakan kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata kelola etika digital atau netiket dalam kehidupan sehari-hari. Tips etika digital, antara lain menggunakan kesantunan, menggunakan tulisan dan bahasa yang jelas, menghargai privasi orang lain, menyadari posisi diri sendiri, dan tidak memancing perselisihan. Prinsip media sosial, meliputi memberi informasi yang dibutuhkan, berbagi informasi yang relevan, interaksi dua arah, serta target dan komunikasi ke audiens tepat.

Gunakan jari untuk membagikan konten yang inspiratif, edukatif, informatif, dan menghibur. Konten inspiratif, meliputi pengalaman pribadi dan gambar atau foto yang menginspirasi. Konten edukatif, mencakup opini, tutorial, tips, dan trick. Konten informatif, meliputi event, berita terbaru, dan review. Konten menghibur, meliputi humor, video atau gambar lucu, dan tebak-tebakan.

Webinar diakhiri, oleh PRISCILLA GITA (Influencer dengan Followers 24,7 Ribu). Gita menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat oleh para narasumber, berupa skill yg paling dicari di era digital saat ini adalah copywriting, public speaking, web development, facebook ads, SEO/google analystics, UX design, social media marketing, photoshop, dan video productions. Tips dan trik dalam menggunakan media sosial antara, lakukan saring sebelum sharing atau membagikan, lindungi informasi pribadi, lestarikan etika dalam bermedia sosial, dan lengkapi sistem keamanan ganda.

Solusi agar hidup tetap seimbang dengan menabung dan belanja online, diantaranya hitung pengeluaran, temukan cara memangkas pengeluaran, membuat list kebutuhan setelah gajian, usahan untuk tetap menabung dan invertasi, serta terapkan hidup sehat dan hemat. Tips etika digital, antara lain menggunakan kesantunan, menggunakan tulisan dan bahasa yang jelas, menghargai privasi orang lain, menyadari posisi diri sendiri, dan tidak memancing perselisihan. (Dd)

 

Exit mobile version