Kliksumatera.com, SEKAYU – Warga Kelurahan Sungai Lilin Jaya Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan mengeluhkan aktivitas puluhan mobil Tanki Fuso, salah satunya dengan Nomor Polisi BK 8698 BC milik PT.CCL (Cahaya Cemerlang Lestari) yang disopiri berinisial N dan I bermuatan CPO melebihi Sumbu 8 Tons yang kerap melintas pada malam hari.
Akibatnya, hal itu diduga membuat jalan tersebut rusak dan aspal terkelupas. Hal itu diduga akibat beban berlebih dari kendaraan tersebut.
Mobil tanki milik PT. CCL bermuatan CPO puluhan ton itu melintas dari arah Pabrik Dusun Tritunggal Desa Bentayan Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin melintasi dua desa. Yakni, Desa Mekar Jadi B2 dan Kelurahan Sungai Lilin Jaya Simpang B2 Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyu Asin (Muba). Menurut warga, aktivitas ini semakin sering terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
“Kami sering memergoki mobil tanki fuso besar melintas tengah malam. Muatannya sangat berat, puluhan ton,” ujar seorang warga Sungai Lilin yang enggan disebutkan namanya, Senin (28/9/2026) pukul 22.11 Wib.
Ironisnya, warga juga menyoroti sikap diam aparat Penegak Hukum (APH) Lurah Sungai Lilin Jaya, Camat Sungai Lilin dan Pemda Muba, meski jalur sempit tanki fuso tetap melintasi jalan tersebut walaupun jalannya telah rusak.
Warga menilai kehadiran mobil tanki fuso besar milik Perusahaan Pabrik Sawit PT. CCL (Cahaya Cemerlang Lestari) over dimensi dan over load yang dapat merusak infrastruktur Jalan Desa yang dianggarkan dari APBD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). “Kami warga setempat tidak bisa menikmati jalan yang mulus. Kini rusak parah, terutama di depan rumah saya rusak parah gegara mobil Fuso milik PT. CCL yang bermuatan minyak CPO itu melebihi kapasitas. Kami harap mobil tersebut dikembalikan ke mobil yang lebih kecil muatannya sumbu 8 ton,’’ harap warga tersebut.
Masyarakat mendesak pemerintah, khususnya Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian, untuk segera menertibkan kendaraan over muatan yang melintasi wilayah tersebut.
Jika tidak segera ditindak, jalan yang menjadi akses vital perekonomian warga dikhawatirkan akan hancur lebih parah lagi.
Laporan : Khahar
Posting : Imam Gazali

