Site icon

Khitmad dan Lancar, Pemakaman Mantan Bupati OKI 1989-1999, Kolonel (Purn) HA Rasyid Rais

WhatsApp Image 2021-07-15 at 20.22.41

Kliksumatera.com, INDRALAYA- Prosesi pemakaman Almarhum Kolonel (Purn) HA Rasyid Rais yang merupakan mantan Bupati OKI periode 1989-1999, Kamis (15/7/21) sore berlangsung khitmad dan lancar.

Dengan upacara militer yang langsung dipimpin Dandim 0402 OKI Letkol Czi Zamroni, almarhum diantar ratusan lebih pelayat menuju peristirahatannya yang terakhir di lokasi Pemakaman Keluarga Desa Meranjat Kabupaten Ogan Ilir.

Zamroni, dalam pesan singkatnya mengatakan bahwa Almarhum Kolonel HA Rasyid Rais adalah salah satu prajurit terbaik TNI. ”Karenanya kami keluarga besar TNI juga merasa kehilangan atas meninggalnya almarhum ini. Semoga keluarga yang ditinggal dapat tabah dan senantiasa bersabar di jalan Allah SWT,” tegas Dandim OKI ini.

Sementara itu, dalam sambutan keluarga yang diwakili oleh Ikmal M. Zaman SIP dikatakan, ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. ”Baik pada saat almarhum masih dirawat di rumah sakit hingga pemakamannya beliau saat ini. Terkhusus juga ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Dandim OKI dan Bupati OI yang hadir langsung dalam acara pemakaman. Atas semua perhatian dan keikhlasan Bapak/Ibu sekalian kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga. Hanya Allah SWT yang akan membalas kebaikan Bapak/Ibu sekalian,” ujar Ikmal.

Juga dikatakan, almarhum yang lahir 18 Juli 1936 dan meninggal dalam usia 82 tahun kurang 4 hari ini selama hidupnya memang dikenal familiar dan senang bergaul serta dekat dengan masyarakat. ”Tentu dalam kehidupannya itu akan ada salah dan khilaf, karena itu kami mewakili keluarga ahli musibah memohon maaf. Dan apabila ada masalah lain yang menyangkut almarhum dan perlu diselesaikan, maka dapat langsung menghubungi pihak keluarga dan ahli warisnya antara lain Bapak HM. Kanoviyandri,” cetus Ikmal.

Selama prosesi pemakaman ini, tak ada kendala dan semua pelayat tetap mengedepankan protokol kesehatan (3 M dan 5 M). Bahkan pihak keluarga almarhum membawa hand sanitizer dan tempat pencucian tangan serta masker demi menjaga semua pelayat dari penyakit, khususnya Covid-19. Peralatan tersebut diletakkan di jalan masuk menuju pemakaman.

Acara pemakaman sendiri ditutup doa oleh KH. Nukman H. Makmur dan selesai bersamaan dengan kumandang adzan Ashar yang terdengar dari masjid yang tak jauh dari lokasi pemakaman.

Perlu diketahui, Almarhum Kol (Pur) H. A. Rasyid Rais yang pernah menjabat dua periode Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) meninggal dunia di kediamannya di Palembang setelah mendapatkan perawatan secara intensif di rumah sakit, pada Rabu (14 Juli 2021) sekitar pukul 15.15 WIB.

Almarhum meninggalkan seorang istri Hj Nurhaya dan dua anak serta beberapa cucu. Anak sulungnya Ir HM Kanoviyandri yang akrab disapa Ujang Rasyid, sekarang duduk sebagai Anggota DPRD Sumsel dari Partai Demokrat.

Kabar meninggalnya Pak Rasyid segera viral di dunia medsos. Banyak ucapan dan komentar turut berduka datang dari masyarakat. ”OKI dan Ogan Ilir Berduka.” Demikian salah satunya tertera di dinding Fb Iklim Cahya, mantan Ketua DPRD OI.

Rasyid Rais berlatar belakang TNI, namun cukup familier dengan masyarakat. Beliau jebolan Akabri 1965, satu angkatan dengan Letjen Pur Suyono, yang pernah menjabat Kasdam Sriwijaya dan Kasum ABRI.

Rasyid Rais muda pernah bertugas di Kodam Hasanudin Sulawesi. Kepada wartawan ia pernah bercerita bagaimana perjuangannya ketika istrinya akan melahirkan putra pertamanya, Ujang. Maklum saat tahun 1966 wilayah Sulawesi Selatan dan Tenggara masih rawan, karena pernah ada gerakan Permesta.

Dalam perjalanan tugasnya, kemudian ia pulang kampung bertugas di Kodam Sriwijaya. Selanjutnya ia pernah menjadi Kasdim lalu naik menjadi Dandim 04/02 OKI, sekitar tahun 1980-an.
Ketika Pemilu 1987, Pak Rasyid Rais dikaryakan menjadi Anggota DPRD OKI dari Fraksi ABRI, dan kemudian dipercaya menjadi Ketua DPRD. Sebelum reformasi, memang Kabupaten OKI termasuk daerah tipe A yang harus dipimpin oleh kader dari ABRI.

Di Dewan ternyata Pak Rasyid tidak lama, karena saat Pemilihan Bupati OKI akhir tahun 1988 ia terpilih, dan dilantik bulan Januari 1989 untuk masa jabatan lima tahun hingga tahun 1994.

Menjelang akhir masa jabatan pertamanya itu, Pak Rasyid sempat menjalani operasi by pas jantung di Australia. Usai operasi jantung kondisinya semakin sehat. Dan sebagai tentara, Rasyid Rais menunjukkan loyalitas yang kuat terhadap Gubernur H Ramli Hasan Basri saat itu, padahal sudah banyak kepala daerah yang saat itu berbeda pendapat dengan Pak Ramli.

Dan sikap Pak Rasyid ternyata benar, pada Pilgub tahun 1993 yang masih dipilih DPRD, Ramli Hasan Basri ternyata masih menang. Efeknya saat Pilbup OKI yang waktunya tak lama setelah Gubernur Ramli dilantik, maka Pak Rasyid pun tak banyak hambatan untuk menjadi Bupati OKI periode 1994-1999.

Pak Rasyid dikenal sebagai bupati dengan pembawaan sederhana, ala kampung. Ia cukup akrab dengan masyarakat. Saat dia acara di desa, ia lebih suka pidato dengan banyak menggunakan bahasa daerah. Sehingga nyambung dan mudah dicerna oleh masyarakat desa.
Pada eranya, Kantor Bupati OKI saat ini dibangun, inilah kenangan spektakuler dari Pak Rasyid.

Pak Rasyid menjadi bupati menggantikan H Yusuf Halim, yang juga Pamen TNI. Dan setelah itu Bupati OKI dipegang oleh Kol (Pur) HF Rozi Dahlan yang dilantik 15 Januari 1999.

Laporan/Posting : Imam Ghazali/berbagai sumber

Exit mobile version