Site icon

Konflik Lahan Perkebunan Jadi Sorotan, Komisi II DPRD Sumsel Kunker ke Lahat

IMG-20260716-WA0005

Kliksumatera.com Lahat – Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lahat untuk membahas berbagai persoalan di sektor perkebunan yang hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat. Dalam pertemuan bersama Bupati  Bursah Zarnubi SE, dipandu Izromaita Sekda  selaku Moderator Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Lahat, Sekdis Perkebunan  membahas persoalan sengketa lahan, royalti, hingga dampak lingkungan akibat aktivitas perkebunan menjadi pembahasan utama.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Pansus Perkebunan DPRD Sumsel, Abdul Fikrianto, menyerahkan rekomendasi hasil Panitia Khusus (Pansus) Perkebunan kepada Pemerintah Kabupaten Lahat. Rekomendasi itu diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah terhadap perusahaan perkebunan yang dinilai belum memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan.

Abdul Fikrianto menegaskan, rekomendasi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pembinaan sekaligus penegakan aturan terhadap perusahaan perkebunan yang belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat maupun daerah. Ia juga mendorong lahirnya regulasi yang mampu meningkatkan kontribusi sektor perkebunan terhadap pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menginisiasi pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Perkebunan untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Lahat.

Menurutnya, persoalan perkebunan di Lahat sangat kompleks, mulai dari sengketa lahan antara masyarakat dan perusahaan, persoalan royalti, hingga dampak lingkungan akibat pembukaan lahan.
Sebagai salah satu solusi, Fitrizal mengusulkan adanya bantuan alat berat bagi masyarakat untuk pembukaan lahan tanpa pembakaran. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya mampu menekan potensi kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga meningkatkan produktivitas sektor pertanian melalui pengelolaan lahan yang lebih modern.

Selain itu, DPRD Kabupaten Lahat juga membuka peluang untuk mengembangkan berbagai program pelestarian lingkungan, termasuk pemanfaatan skema karbon kredit yang dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Melalui kunjungan kerja ini, Komisi II DPRD Sumsel berharap terjalin sinergi antara DPRD Provinsi, Pemerintah Kabupaten Lahat, dan DPRD Kabupaten Lahat dalam menyelesaikan persoalan perkebunan secara menyeluruh, sehingga keberadaan perusahaan perkebunan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, daerah, dan kelestarian lingkungan.

Laporan Wartawan Novita.

Exit mobile version