Kliksumatera.com, LAHAT- Ketidakadilan nampak jelas pada masyarakat kecil yang rela antre demi mendapatkan 2 Liter Migor seharga 27 ribu dalam bentuk keemasan.
Tampak ratusan warga mengantre sejak pukul 07.30 Wib di Pasar Kangkungan Kelurahan Kota Jaya Kecamatan Lahat pada Selasa 8 Maret 2022 tapi dibubarkan secara paksa oleh petugas.
Sedangkan di tempat lain terlihat antrean panjang di jantung Pasar Lematang namun sebagian tidak mengenakan masker dan melanggar Prokes karena berkerumun dan dekat dengan Pos Polisi serta ada CCTVnya, namun tidak digubris petugas di sana.
Pantauan Awak Media di lapangan, puluhan warga masih berkerumun menunggu kendaraaan berisikan Migor yang digelar CV Mekar Abadi berharap datang lagi membawa.
Reno Arif Wibowo Lurah Kota Jaya berhasil ditemui Pewarta di Kantor Kelurahan yang tidak jauh dari Pasar Kangkungan menjelaskan secara rinci kenapa dibubarkan Antre Migor, karena situasi kurang kondusif makanya dibubarkan sementara. ”Kemungkinan siang atau dilanjut besok pagi, warga antre migor ini bukan berasal dari warga kita Kelurahan Kota Jaya saja. Tapi, mereka datang dari kelurahan tetangga, kasihan ada yang bawa anak kecil tanpa masker padahal kita tahu sekarang ini masih pandemi Covid-19,” ujarnya seraya berpesan agar antrean Migor boleh namun ikuti Prokes.
Laporan : Novita
Posting : Imam Ghazali

