BATANG – Langkah gontai Pak Rahmat terlihat saat berjalan pulang dari sawah di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang. Setelah seharian penuh menghabiskan waktu mengairi tanaman menggunakan pompa diesel, petani tersebut akhirnya bisa beristirahat sejenak dari rutinitasnya di tengah pelaksanaan TMMD Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0736/Batang.
Dengan tenaga yang mulai terkuras, Pak Rahmat meninggalkan area persawahan setelah memastikan tanaman miliknya mendapatkan pasokan air yang cukup. Air yang digunakan berasal dari parit kecil yang dimanfaatkan warga dengan bantuan mesin pompa diesel untuk mengalirkannya menuju lahan pertanian.
Bagi Pak Rahmat, pekerjaan mengairi tanaman membutuhkan kesabaran dan tenaga. Apalagi, air dari parit harus dipompa agar bisa menjangkau lahan yang membutuhkan pengairan. Meski melelahkan, pekerjaan tersebut tetap dilakukan demi menjaga tanaman agar tumbuh dengan baik.
“Namanya juga petani, kalau tanaman butuh air ya harus diusahakan. Walaupun capek, yang penting tanaman sudah disiram. Sekarang tinggal pulang istirahat,” ujar Rahmat.
Ia mengungkapkan bahwa keberadaan parit kecil sangat membantu kebutuhan pengairan warga. Dengan memanfaatkan pompa diesel, petani masih dapat memperoleh air untuk tanaman meskipun harus mengeluarkan tenaga dan biaya tambahan, tuturnya.
Di tengah pembangunan jalan melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736/Batang, aktivitas pertanian masyarakat Desa Sembung tetap berjalan seperti biasa. Bagi Pak Rahmat, jalan yang semakin baik nantinya diharapkan turut memudahkan perjalanan menuju sawah serta pengangkutan hasil panen.

