Site icon

Mantan Kasubag Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Muratara Diduga Fiktifkan Dana Kegiatan TA 2020

WhatsApp Image 2024-03-10 at 8.17.53 PM

Kliksumatera.com, MURATARA- Diduga Mantan Kasubag Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Gerhana fiktifkan dana kegiatan pada dinasnya hampir miliaran rupiah pada tahun Anggaran 2020 lalu.

Dari informasi yang berkembang, Jumat (8/3/2024) didapatkan dari data SPJ kegiatan dan dijelaskan oleh salah satu narasumber yang tidak mau disebutkan namanya itu cukup tegas ia menjelaskan bahwa dari 3 kegiatan pada tahun 2020, semua kegiatan tidak ada yang terealisasi. Namun diduga semua kasugab tetap dipungut anggaran kegiatan lewat satu pintu yaitu Bendahara berinisial MH.

“Ya benar Novendri itu sekarang Ketua Muhammadiyah namun saya bilang saya tidak tahu Bapak Ketua Muhammadiyah atau tidak saya tidak paham. Lalu dia bilang gimana kamu tidak tahu sama Muhammadiyah katanya alumni Muhammadiyah, kita butuh sosialisasi, sedangkan saya menjawab saya tidak butuh sosialisasi lagi. Sampai sampai saya dibilang oleh Novendri saya bukan tipikal pegawai. Dia hanya menghitung satu, dua, tiga nah kita satu pintu saja kita kasih sama Ibu Gerhana. Pertama saya hanya nuruti saja. Namun setelah saya turuti semua Bu Gerhana makan sendiri. Dan kemudian bendahara mengatakan dengan saya, kenapa ya duit 600 juta rupiah diambil Gerhana galo di tangan aku. Anehnya rincian uang sebesar Rp 600 juta itu sama sekali tidak ada. Jadi semuanya fiktif tapi lebih baik Muhaimin juga ikut dikonfirmasi biar tahu kronologi sebenarnya,” jelasnya.

”Sempat kami diajak berbagi sebanyak Rp 200 juta perorang namun Gerhana tidak mau ngasi namun saya diberikan juga uang sebesar Rp 90 juta rupiah. Semuanya fiktif uang kegiatan dan uang PPTK tak satupun ada SPJ nya sama sekali. Tidak dilaksanakan,” tambah si narasumber.

Kemudian mereka juga menjelaskan bahwa seluruh kegiatan tidak ada yang terealisasi, semuanya fiktif. “Pada tahun 2020 seluruh kegiatan, asal ada kegiatan tiga kegiatan itu mau apapun kegiatan 100% semuanya zero tidak ada yang terlaksana namun dipungut Gerhana sekali masuk rekening dia saya tahu persis waktu di covid begitu juga uangnya habis,” sambung narasumber itu.

Laporan : Junaidi
Posting : Imam Gazali

Exit mobile version