BREBES – Cuaca ekstrem dan medan yang sulit tidak menyurutkan semangat Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes dalam mengejar target pembangunan. Di tengah guyuran musim penghujan yang membuat akses jalan di Desa Cikuya menjadi berlumpur dan licin, alat sederhana seperti gerobak dorong dan angkong justru menjadi “senjata” paling ampuh untuk memenangkan pertempuran melawan waktu, Kamis (26/02/2026).
Ketika kendaraan berat mulai kesulitan menembus titik pengecoran karena kondisi tanah yang lembek, para personel Satgas bersama warga mengandalkan kekuatan otot dan keseimbangan untuk melangsir material cor menggunakan angkong.
Kapten Inf Suwarno, selaku Komandan Kompi Satuan Setingkat Kompi (Danki SSK) Satgas TMMD 127, turun langsung ke lapangan untuk memimpin pengangkutan material tersebut. Ia menegaskan bahwa keterbatasan medan justru memicu kreativitas dan ketangguhan personel di lapangan.
“Dalam kondisi medan berlumpur seperti ini, angkong dan gerobak dorong adalah senjata andalan utama kami. Mobil material tidak bisa masuk sampai ke titik nol pengecoran, jadi kita gunakan cara manual ini agar progres tetap berjalan setiap harinya,” ujar Kapten Inf Suwarno di sela-sela kegiatannya.
Penggunaan angkong dinilai lebih efektif dan fleksibel untuk bermanuver di jalan setapak yang sempit dan licin dibandingkan kendaraan bermotor. Meski membutuhkan tenaga ekstra, sinergi antara TNI dan masyarakat membuat pekerjaan berat tersebut terasa lebih ringan.
Pengecoran jalan ini merupakan sasaran fisik vital bagi warga Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo. Dengan selesainya jalan ini nanti, mobilitas warga tidak lagi akan terhambat oleh lumpur saat musim hujan tiba.
“Hujan bagi kami adalah tantangan, bukan hambatan. Kami pastikan material cor tetap sampai ke tujuan agar kualitas jalan tetap terjaga sesuai spesifikasi,” tegas Kapten Suwarno.
Hingga hari ini, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat di lokasi TMMD Kodim 0713/Brebes terus berkobar, membuktikan bahwa dedikasi membangun negeri tidak bisa dihentikan oleh cuaca maupun medan yang sulit.(Pradista)

