Site icon

Miris! Saat Hujan Licin Berlumpur, Kemarau Berdebu, Ini Kondisi Jalan Menuju SD, SMP IT, dan SMA Negeri

WhatsApp Image 2025-01-16 at 10.57.25 (1)

Kliksumatera.com, SEKAYU- Kondisi jalan menuju SD, SMP IT, dan melewati pintu belakang SMA Negeri 1 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatra Selatan, sangat licin dan mengkhawatirkan. Jalan tanah yang licin dan berlumpur saat hujan mengganggu proses belajar mengajar di sekolah itu.

Tenaga pendidik SD, SMP IT, para siswa, dan wali murid khususnya perempuan, selalu saja was-was jika cuaca sudah mulai mendung dan gerimis saat hendak berangkat ataupun pulang sekolah. Bagaimana tidak, mereka yang umumnya mengendarai sepeda motor harus menguji nyali, untuk melewati jalan sepanjang kira-kira 200 meter tersebut untuk sampai di sekolah. Hal tersebut diakui oleh semua wali murid, guru, dan siswa-siswi, SD dan SMP IT.

“Hujan rintik-rintik saja, jalan sudah licin, berlumpur. Sering saya jatuh kalau lewat, kami yang ibu-ibu ini susah karena mengendarai sepeda motor metic. Termasuk orang tua murid dan anak-anak, apalagi yang baru. Kalau hujan, licin, dan berlumpur, sampai di sekolah semua sudah kotor. Kalau panas juga berdebu,” katanya saat diwawancarai media ini, Kamis (16/01/2025).

Semua guru, murid, dan para wali murid serta staf sekolah di SD/SMP IT yang yang melewati jalan tersebut was-was. Sebab jika tidak waspada sedikit saja pasti akan terbalik karena jalannya sangat Licin, dan padatnya kendaraan yang lewat baik roda dua maupun roda empat yang hilir mudik antar jemput siswa. Rata-rata guru dan siswa serta para wali murid rata-rata terkendala datang ke sekolah. Kondisi ini pula sering dikeluhkan oleh orang tua murid kepada pihak sekolah. “Dengan kondisi jalan seperti ini. Kalau sudah hujan, memang sangat sulit dilalui. Sering kita melihat, guru, bahkan anak-anak dan orang tua jatuh di jalan ini. Kalau musim kemarau satu minggu saja tidak hujan itu jalanan sudah berdebu. Kalau hujan malam atau pagi, kita kendala masuk ke sekolah sehingga terganggu proses belajar-mengajar. Guru bisa terlambat, murid terlambat, absensi terkendala. Kalau sampai di sekolah lantai sekolah sudah penuh dengan lumpur. Orang tua murid sering mengeluh juga,” kata Guru yang enggan disebutkan namanya.

Semua wali murid dan guru berharap demi kelancaran proses belajar mengajar, jalan menuju sekolah dapat segera diperbaiki oleh pihak terkait. “Salah satu yang paling penting dan dibutuhkan saat ini adalah perbaikan jalan. Kami berharap dapat menjadi perhatian pihak terkait demi kelancaran proses belajar mengajar demi peningkatan kualitas pendidikan,” harapnya.

Camat Sungai Tatang Jaswadi SPd MSi saat dikonfirmasi mengatakan, jalan tersebut sebenarnya akan dibangun, namun terkendala status tanah sebagian jalan yang merupakan tanah milik warga setempat. “Sebenarnya jalan itu sudah mau dikerjakan, hanya saja jalan yang di samping Jalan Cor itu sebagian jalan milik warga setempat. Dulu mau dikerjakan, tapi pemerintah belum bisa bangun, harus ada serah terima dulu. Tapi yang punya tanah belum bisa (menghibahkan)/memberikan izin. Kita menunggu itu,” tambah Lurah Sungai Lilin Jaya Abdul Majid Fikri SH .
Tatang menyebut, pihaknya terus berupaya agar jalan itu segera dikerjakan. ‘’Sudah dibahas juga, kita akan terus follow up,’’ tandasnya.

Laporan : Khahar
Posting : Imam Gazali

Exit mobile version