Kliksumatera.com, BANYUASIN– PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) mengakui adanya kendaraan operasional perusahaan yang mogok di ruas jalan Padat Karya Desa Lubuk Lancang, Dusun 5 Pandan, Kabupaten Banyuasin. Insiden tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas terganggu dan sejumlah siswa terlambat masuk sekolah.
Melalui Humas PT HKI, Chandra, pihak perusahaan tidak membantah kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kendaraan yang mengalami kerusakan itu langsung ditangani agar tidak terlalu lama menghambat akses masyarakat.
“Memang benar ada kendaraan perusahaan.angkutan material milik vendor yang mengalami kendala teknis di lapangan. Namun kami segera melakukan penanganan agar aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, bisa kembali normal,” ujar Chandra saat dikonfirmasi.
Peristiwa itu menjadi perhatian warga karena jalan Padat Karya di Desa Lubuk Lancang merupakan akses vital yang setiap hari dilalui masyarakat, termasuk pelajar dan pekerja. Kondisi jalan yang sebelumnya juga dikeluhkan karena rusak dan berlubang semakin memperparah kemacetan saat kendaraan mogok.
Menanggapi hal tersebut, PT HKI mengklaim telah menambah alat berat di lokasi guna mempercepat perbaikan jalan. Perusahaan juga melakukan penghamparan batu koral di sejumlah titik yang dinilai paling parah. “Kami tetap memperhatikan kondisi jalan Padat Karya Desa Lubuk Lancang. Alat berat sudah kami tambahkan dan penghamparan batu koral terus dilakukan agar jalan lebih layak dilalui,” tambahnya.
Meski demikian, warga berharap perbaikan tidak hanya bersifat sementara. Mereka meminta adanya solusi permanen agar kejadian serupa tidak terulang, terutama yang berdampak pada aktivitas pendidikan anak-anak.
Hingga kini, proses perbaikan jalan masih berlangsung. PT HKI memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk memastikan akses masyarakat tetap terjaga selama pengerjaan proyek berjalan.
Sumber : Ril
Posting : Imam Gazali

