Kliksumatera.com, MURATARA- Warga Desa Noman Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2020 mendatang. Acara yang berlangsung di gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Noman ini dihadiri oleh Camat Rupit, Bappeda, Pendamping Kecamatan, Pendamping Kabupaten, Ketua BPD beserta anggota, Perangkat Desa, Polres Muratara, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta warga Desa Noman Senin, (30/12).
Dalam rencana pembangunan desa tersebut, banyak usulan warga Noman yang disampaikan. Dari mengaktifkan lahan tidur hingga meningkatkan perekonomian warga melalui perkebunan dan perikanan, mengadakan beasiswa bagi siswa berprestasi mulai SD, SMP, dan SMA, hingga perguruan tinggu, serta penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) agar tidak Buang Air Besar (BAB) sembarangan.
Alamsyah (35), salah satu warga Desa Noman mengusulkan untuk membuka jalur pertanian, dengan cara memanfaatkan lahan tidur yang berada di sana. “Di sini banyak lahan tidur yang siap digunakan jika ingin membuka lahan pertanian,” katanya.
Hal serupa juga dikatakan Budi Harto (40) yang juga warga setempat. Dirinya menginginkan jika Desa Noman menjadi sentral komoditi, baik dari perkebunan maupun perikanan.
“Kitakan banyak lahan di sini, dan itu bisa buat menanam buah Alpukat bagi warga yang memang menginginkannya. Dan ternak ikan lele juga bisa kita lakukan, dengan tujuan desa kita ini menjadi sentral komoditi ke depannya,” ungkapnya.
Sementara, Pendamping Kabupaten atau Tenag Ahli Tepat Guna (TATG), Sukandar, menjelaskan pembukaan lahan perkebunan diperbolehkan menggunakan dana desa sebanyak 10 hektar namun sistem administrasinya dikelola oleh BUMDesa.
“Kalau kita mengacu pada Permendes Nomor 11 tahun 2019, dan mengacu pada Indek Desa Membangun (IDM) tentang skala prioritas dana desa, hampir seluruh itemnya boleh tapi sesuai dengan IDM. Karena untuk lahan pertanian atau cetak sawah maksimal 50, dan anggarannnya diperbolehkan dari Dana Desa, namun lahannya dari masyarakat namun dikelola oleh BUMDes,” jelasnya.
Dalam acara tersebut, setidaknya ada beberapa usulan dari warga desa Noman, yakni memanfaatkan lahan tidur untuk dijadikan sawah, pembukaan aliran sungai Noman, Menjadikan Desa Noman sebagai sentral komoditi pertanian seperti penanaman Alpukat dan pembudidayaan ikan Lele.
Penguatan SDM dengan menjaga kesehatan berupa stop BAB sembarangan disungai dan penambahan asupan gizi tambahan, menjadikan ikon ciri khas desa Noman, mengusulkan beasiswa bagi anak berprestasi mulai dari SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi, pengadaan Wifi desa, pembangunan jalan setapak dan jalan rabat beton, pembangunan drainase, pembangunan irigasi, pembangunan gedung TPQ, serta di bidang pembinaan penanggulangan kenakalan remaja seperti pelatihan di BLK, KLK, dan semacamnya.
Laporan : Junaidi
Editor/Posting : Imam Ghazali

