Site icon

Nopran Marjani Soroti Kinerja Sejumlah OPD, Sebut Banyak Kepala Dinas Hanya “ABS”

IMG-20260715-WA0046

Kliksumatera.com Lahat – Anggota DPRD Kabupaten Lahat dari Partai Gerindra, Nopran Marjani, S.Pd., melontarkan kritik tajam terhadap kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat. Menurutnya, beberapa kepala dinas hanya menerapkan pola ABS (Asal Bapak Senang) sehingga sejumlah program dinilai tidak berjalan optimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Nopran dalam Rapat Paripurna ke-10 DPRD Kabupaten Lahat dengan agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2026, yang digelar pada Rabu (15/7/2026).
Dalam penyampaiannya, Nopran menilai sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Lahat di bawah kepemimpinan Bupati Bursah Zarnubi, S.E., dan Wakil Bupati Widia Ningsih, S.H., M.H., masih memerlukan evaluasi serius, terutama pada sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan beberapa sektor lainnya.

Menurut Nopran bahwa program pembangunan dengan visi “Membangun Desa, Menata Kota” harus benar-benar diawasi pelaksanaannya agar anggaran yang berasal dari pemerintah pusat tidak terbuang sia-sia dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Lahat.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah program pembangunan kolam ikan di Desa Penandingan, Kecamatan Mulak Sebingkai. Nopran mengungkapkan adanya dugaan ketidaksesuaian antara laporan Dinas Perikanan dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, dinas melaporkan realisasi penyaluran sebanyak 500.000 ekor bibit ikan, namun berdasarkan temuan di lapangan jumlah yang diterima hanya sekitar 260.000 ekor.

Selain itu, Nopran menyoroti distribusi pakan ikan kepada kelompok tani yang dinilai tidak efektif. Dari total 76 ton pakan yang disalurkan, hanya sekitar 24 ton yang dimanfaatkan, sementara 52 ton lainnya masih tersimpan di gudang. Nopran menyebut pakan tersebut diduga telah kedaluwarsa karena masa simpannya hanya sekitar delapan bulan sejak diproduksi.

Nopran meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD terkait agar pelaksanaan program pembangunan berjalan efektif, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Lahat.

Laporan Wartawan Novita.

Exit mobile version