Site icon

Ormas PP Sumsel Lakukan Konsolidasi di 241 Kecamatan dan 3293 Desa

WhatsApp Image 2023-01-12 at 05.51.54(1)

Kliksumatera.com, PALEMBANG- Sesuai hasil Rakornas dan Rakernas Ormas Pemuda Pancasila yang dilaksanakan pada 17-19 November 2022 di The Sultan Hotel Jakarta, memutuskan bahwa pelaksanaan konsolidasi organisasi dilakukan secara konkrit dan terukur baik horizontal maupun vertikal hingga tahun 2024 sebelum Mubes XI Ormas Pemuda Pancasila.

Hadir dalam giat tersebut dari Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Sumatra Selatan yaitu Ketua, H. Fauzi Amro, Wakil Ketua I, RM. H. Ari Maulana, Sekretaris, H. Nopianto, Bendahara, Harun Pahala, Kabid Organisasi Keanggotaan, M. Reza Farisyi, Kabid Kaderisasi, M. Asywat, Wasekbid Kaderisasi, Hamdani, dan Ketua BPKTA, Ade Chandra.

Dalam putusan Rakernas, Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, KPH. H. Japto Soelistyo Soerjosoemarno menyampaikan bahwa pada saat Musyawarah Besar Ormas Pemuda Pancasila tahun 2024 semua penataan internal harus selesai dan pencapaian target-target organisasi dapat tercapai maksimal. Saat ini bisa dikatakan revolusi organisasi diberlakukan di Pemuda Pancasila demi mengejar ketertinggalan target-target Pemuda Pancasila, dan per 1 Januari 2023 kita berlakukan bahwa setiap anggota Pemuda Pancasila yang menjadi Pengurus wajib sudah harus diklat kaderisasi sehingga target 10 Juta Kader dapat kita capai.

Sebagai salah satu ormas terbesar di Sumatra Selatan, Ormas Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan dengan kepemimpinan Ketua MPW, H. Fauzi Amro, Ketua MPO, M. Yansuri dan Ketua Dewan Pakar, H. Herman Deru ingin mencapai target-target organisasi dengan skala besar sehingga dapat membantu pembangunan segala bidang di Sumatera Selatan melalui kolaborasi SDM dan Jaringan Pengurus.

Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Sumatra Selatan, H. Fauzi Amro melalui Wakil Ketua I, RM. H. Ari Maulana mengatakan bahwa keputusan Rakernas wajib untuk kita pahami bersama guna dijalankan sampai ketingkat basis. Bahwa hal pertama yang akan dilakukan adalah penataan kelembagaan tingkat provinsi yaitu MPW dan Perangkat Ormas Tingkat Wilayah, setelah itu MPC, PAC, Ranting, Anak Ranting dan Perangkat Ormas Tingkat Cabang. Konsolidasi horizontal nya adalah penataan MPW, MPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting. Sedangkan konsolidasi vertikalnya adalah Perangkat Ormas yaitu Lembaga Komando Inti Mahatidana, Badan Pelaksana Kartu Tanda Anggota, Badan Pelaksana Kaderisasi, Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum, Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa, Srikandi, Badan Pengusaha, Badan Kesehatan Penanggulangan Bencana dan Badan Buruh Pekerja. Untuk tingkat wilayah sudah selesai, selanjutnya akan berlanjut di tingkat cabang. Setelah itu akan kita lakukan konsolidasi program antara lain Diklat Kaderisasi guna memperkuat dan menyamakan persepsi visi misi dan pokok-pokok perjuangan organisasi.

Tahun 2023, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten/kota se-Indonesia akan menghadapi Musyawarah Cabang, namun wajib sebelumnya harus menyelesaikan dulu pelaksanaan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Pimpinan Anak Cabang di tingkat kecamatan, dan untuk Sumatra Selatan akan dilaksanakan di 241 kecamatan yang diberikan waktu dari Desember 2022 hingga Maret 2023. Sedangkan MPW Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan memberlakukan jadwal RPP 241 PAC dari Desember 2022 hingga Februari 2023, dikarenakan Maret 2023 akan dilakukan evaluasi dan pemberkasan, karena 100 % RPP PAC Pemuda Pancasila Kecamatan adalah syarat disetujuinya pelaksanaan Muscab bagi 17 MPC Pemuda Pancasila Kabupaten/kota di Sumatra Selatan. Saat ini, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila harus mempunyai Pimpinan Ranting yang definitif, begitu seterusnya Pimpinan Anak Ranting yang definitif. Maka dari itu, ketika RPP PAC telah dilaksanakan, MPC Pemuda Pancasila harus dengan segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) PAC agar PAC tersebut dapat bergerak cepat ke Ranting dan Anak Ranting, ini akan kami pantau. Tidak boleh ada lagi MPC Pemuda Pancasila yang kosong PAC nya dan PAC yang kosong Rantingnya, karena organisasi kita sudah menerapkan revolusi konsolidasi maka ketika menjadi seorang Ketua atau Pengurus Pemuda Pancasila mempunyai tanggungjawab mengurusi organisasi dan anggotanya dengan pengabdian, bukan hanya sekedar mengambil status, jika tidak, maka cukup jadi anggota biasa saja.

Di bawah kepemimpinan Ketua H. Fauzi Amro, MPW Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan melalui Bidang Pembinaan dan Pemberdayaan Cabang (P2C) yang dibawah koordinir Wakil Ketua IV, Ganef Asmara akan turun langsung memantau pelaksanaan RPP PAC, selain itu juga akan dimonitor oleh Bidang Organisasi Keanggotaan, M. Reza Farisyi dan Bidang Kaderisasi, M. Asywat dalam upaya mencapai target minimal keanggotaan yaitu 50 Anggota Pemuda Pancasila masing-masing di 3293 Desa/kelurahan se-Sumatra Selatan. Bidang P2C MPW bertugas melakukan pembinaan, penyempurnaan dan pemberdayaan dalam memberikan solutif adaptif keorganisasian secara efektif. Untuk tahun 2023 ini, target anggota Pemuda Pancasila ber E-KTA di Sumsel sebanyak 300.000 dan BPKTA Pemuda Pancasila telah menyiapkan beberapa hal teknis dengan teknologi yang memudahkan akses bagi seluruh anggota dan umum sehingga dapat terwujud database keanggotaan secara digital dan terprogram.

Paradigma baru Ormas Pemuda Pancasila dalam mewujudkan pengabdian kepada nusa dan bangsa, baik dalam bidang politik, hukum, ekonomi, budaya, pendidikan, teknologi serta pemberdayaan jaringan kita konkritkan, maka sebagai Ormas Independen yang tidak berafiliasi dengan partai politik apapun, Pemuda Pancasila akan terus berkiprah, apalagi salah satunya dalam menghadapi Pemilu Serentak ke depan ini kita semua dapat menjaga suasana aman, tertib dan damai. Secara organisasi, Pemuda Pancasila akan terus mendorong kader-kader terbaiknya yang mempunyai potensi untuk tampil pada eksekutif, legislatif, yudikatif serta kelembagaan lainnya guna mendermakan diri memberikan pengabdian berkualitas terhadap masyarakat, bangsa, dan negara.

Sumber : Rilis
Posting : Imam Gazali

Exit mobile version