Site icon

Pagar Alam Dukung Asta Cita Prabowo, Target Jadi Sentra Bawang Putih Kurangi Impor

IMG-20260807-WA0002

Kliksumatara. Com PAGARALAM — Komitmen Pemerintah Kota Pagaralam dalam mengembangkan dan target  komoditas bawang putih sebagai salah satu unggulan pertanian di Pagaralam terus diperkuat. Setelah sebelumnya menerima dukungan dari Pemerintah Pusat, kali ini Walikota Pagaralam H Ludi Oliansyah, bergerak cepat siapkan lahan tambahan dari 10 hektar hingga nanti luasnya sampai 50 hektar dan dinas terkait langsung respon cepat jemput Bola buat bibit yang sudah tersidiakan 1.2 ton benih bawang putih beserta sarana produksi pertanian kepada beberapa kelompok tani di wilayah Kota Pagaralam yang lahan nya di atas 900-1000 Mdpl. Mengingat Pagaralam ini wilayahnya sangat cucok dan mendukung.

Pemerintah Kota Pagaralam siap menyukseskan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya mewujudkan Swasembada Pangan Nasional melalui Pengembangan Komoditas Bawang Putih di Kota Pagaralam Provinsi Sumatra Selatan (SUMSEL).

Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah mengatakan bahwa program ini baru jalan namun Kota Pagaralam sudah siap lahan buat di tanam,  artinya sudah menang beberapa langka dalam mendujung program tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Pusat kepada petani sekaligus menjadi peluang besar bagi Kota Pagaralam untuk berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih.”kata Wako Ludi selasa (4/8/2026).

“Kebutuhan bawang putih di Indonesia mencapai sekitar 700 ribu ton setiap tahun, sementara sekitar 80 persen masih dipenuhi melalui impor. Ini menjadi peluang besar bagi daerah yang memiliki potensi seperti Kota Pagaralam yang wilayah nya luas lahan pertanian dan juga Aset berupa Lahan yang masih belum di kelola masih sangat luas.”kata Wako ludi saat bincang dengan Media ini.

Menurut Wako ludi, apabila pengembangan Pertanian bawang putih dilakukan secara serius dan berkelanjutan, dampaknya akan sangat besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Pagaralam. Tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam Kota Pagaralam tetapi juga berpotensi memasok kebutuhan Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi tetangga.”katanya.

“Bawang putih memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan manfaatnya sangat banyak, mulai dari kebutuhan konsumsi, kesehatan hingga industri. Karena itu saya mengajak seluruh kelompok tani di kota pagaralam agar memanfaatkan program  bantuan ini dengan sungguh-sungguh. Mari kita tanam dengan baik, jangan ragu, program ini harus berhasil. Pemerintah Kora Pagaralam akan terus memberikan pendampingan kepada petani,” tegas Wako Ludi.

Wako Ludi juga mengingatkan agar bantuan benih yang diberikan nanti tidak diperjualbelikan, melainkan dimanfaatkan sepenuhnya untuk pengembangan pertanaman bawang putih.

“Jangan menjual benih yang diberikan pemerintah. Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi kelompok tani. Jika program ini berhasil, tentu akan terus kita dorong pengembangannya. Besar harapan kita suatu saat nanti Bapak Presiden dapat hadir melihat langsung keberhasilan pengembangan bawang putih di Kota Pagaralam.” tambah Ludi.

Wakil Ketua Ketua II DPRD Kota Pagaralam, dari Partai Demokrat H Syahrol Efendi atau akarab disapa H Kalok, mengapresiasi dan sangat mendukung  perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian. Menurutnya, bawang putih merupakan komoditas yang memiliki prospek ekonomi sangat menjanjikan karena menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia setiap hari.

“Bawang putih adalah tanaman emas. Kebutuhannya tinggi dan harga jualnya stabil dan baik. Harapan kita, bantuan ini tidak hanya berhenti pada penyediaan benih, tetapi mampu menghasilkan produksi yang dapat memenuhi kebutuhan pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala dinas Pertanian (Kadis) Pertanian Sutriani MM di dampingi Kabid Pertanian Diky Herlambang kota pagaralam, menegaskan, akan tetap mengawal petani mulai dari proses tanam hingga panen sehingga program tersebut membuahkan hasil yang maksimal.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Pagaralam dan Kementerian Pertanian RI, pengembangan bawang putih diharapkan terus berkembang sebagai komoditas unggulan daerah yang mampu mendukung swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di kota Pagaralam. “(09/faisal).

Exit mobile version