Site icon

Pagaralam : 10 Hektar Pertama Lahan Siap Tanam Bawang Putih

IMG-20260811-WA0005

Kliksumatara. Com PAGARALAM — pemerintah Kota Pagaralam (Pemkot) gerak cepat sebagai dukungan terhadap misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam tujan mencapai Swasembada dan kemandirian Pangan Nasional, siapkan lahan seluas 10 Hektar untuk lokasi penanaman komoditas bawang putih, dan akan menambah luas lagi hingga capai 50 hektar kedepanya.

Lahan yang sudah siap tanam langsung ditinjau langsung Wali Kota Pagar Alam, H. Ludi Oliansyah bersama Kapolres Pagar Alam, AKBP Adam Purbantoro, Sekda beserta kepala OPD dan kelompok tani, yang berlokasi di kawasan Perkantoran Pemkot Pagar Alam Gunung Gare, kemaren Minggu (9/8/2026).

Penanaman perdana tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 Agustus 2026, secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Kota Pagar Alam menjadi salah satu daerah yang mendapat tugas untuk mendukung program tersebut.

Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah mengatakan, program tanam bawang putih menjadi peluang besar bagi Kota Pagar Alam, mengingat letak geografis daerah yang berada di dataran tinggi diatas 1000 MdPl, nilai ini sangat cocok untuk komoditas tersebut.”katanya.

“Hari ini kita melakukan persiapan untuk penanaman bawang putih yang merupakan bagian dari Asta Cita Bapak Presiden,  tepatnya nanti pada tanggal 19 nanti kita akan melakukan penanaman perdana serentak se-Indonesia. Pagar Alam menjadi salah satu daerah yang mendapat tugas untuk mendukung program ketahanan pangan ini,” Jelasnya.

Wako Komoditas Tanam bawang putih ini sangat optimistis dan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama para petani yang nantinya terlibat langsung dalam pengelolaan lahan.

Lanjut Wako H Ludi Oliansyah menerangkan do hadapan puluhan kelompok Tani (Koptan), salah satu keunggulan Pagar Alam dalam pengembangan bawang putih adalah kondisi geografis dan ketinggian wilayah yang sesuai untuk budidaya komoditas bawang putih tersebut sementara kalau untuk bawang merah sudah jalan selama ini sangat baik.

“Mengingat Bawang putih merupakan kebutuhan yang sangat mendasar di Indonesia. Kita memiliki banyak keuntungan, yang pertama adalah ketinggian. Secara geografis kita sangat cocok untuk menanam bawang putih.

Selain faktor geografis, bawang putih juga dinilai memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Ludi menyebut, dengan pengelolaan yang baik, produktivitas bawang putih dapat memberikan hasil yang cukup signifikan bagi petani kota Pagaralam, karna mayoritas pendududk nya adalah Petani.

“Kalau kita tanam satu hektare dengan modal satu ton bibit, dengan pengelolaan yang baik bisa menghasilkan sekitar 15 ton. Ini merupakan peluang ekonomi yang besar tentu berdampak baik tingkat penghasilan masyarakat kota Pagaralam,”ujarnya.

Untuk tahap awal, lahan yang disiapkan untuk program tersebut ditargetkan mencapai sekira 10 hektar. Pengelolaan lahan akan melibatkan masyarakat petani dan Kelompok Tani (Koptan) sedangkan Pemerintah Kota Pagar Alam bersama jajaran Polres Pagar Alam akan menjalankan fungsi pembinaan dan pendampingan.(09/Faisal).

Exit mobile version