Site icon

Pamsimas di Kampung Mulya Jaya Diduga Asal Jadi

WhatsApp Image 2021-01-30 at 00.49.24

Kliksumatera.com, WAY KANAN- Bermula informasi dari masyarakat bahwa Pamsimas tak kunjung selesai di Kampung Mulya Jaya Kecamatan Rebang Tangkas, karena diduga  ada penyimpangan sehingga terkesan asal jadi. Awak media Kliksumatera.com, bersama Kepala Divisi Lembaga Aliansi Indonesia Komando Garuda Sakti cek Lokasi Jumat, 29/01/2021 pun melakukan investigasi.

Dari hasil pantauan Tim Investigasi  ke lokasi, jelas terlihat jaringan pipa yang berlokasi di sekitar kampung tersebut, kedalaman galian tidak sesuai yang diisyaratkan, pekerjaan galian pipa rata-rata berkisar 10 cm. Selain itu tahapan pengerjaan yang berlandas pasir dan sebagai pembungkus pipa juga diabaikan.

Menurut penjelasan dari Konsultan Pamsimas Provinsi Lampung saat di hubungi via telpon, pemasangan pipa kedalaman galian minimal 30 m sampai 50 cm dan diberi pasir sebelum pipa ditanam.

Pelaksana kegiatan tersebut diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan metode teknis pengerjaan, banyak urutan item pekerjaan yang tidak sesuai pemasangan pipa air bersih & nampak terlihat  KWH listrik pun belum terpasang.

Pemerintah Kabupaten memberikan Program  Pamsimas yang bertujuan  untuk meningkatkan Akses Pelayanan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat Miskin Pedesaan/Kelurahan serta meningkatkan nilai dan perilaku hidup sehat.

Program Pamsimas 2020 secara swakelola dari  Anggaran APBD tersebut  diperkirakan  lebih kurang Rp 460 juta tersebut  dikerjakan asal jadi. Ada dugaan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan semata, baik secara pribadi atau Kelompok (koorporasi) tidak mengutamakan kualitas.

Sampai berita ini tayang, JH sebagai Pelaksana Kegiatan serta  Pj Kepala Kampung Mulya Jaya terkesan menghindar saat mau ditemui awak media.
Di hubungi melalui via telpon yang bersangkutan tidak pernah menjawab. Dodi, Kepala Divisi Lembaga Aliansi Indonesia Komando Garuda Sakti DPC Kabupaten Way Kanan akan mengumpulkan data untuk bahan laporan atas dugaan penyimpangan ini.

Laporan : Hartanto/Tim
Editor/Posting : Imam Ghazali

Exit mobile version