Site icon

Pasar Sungai Lilin Semrawut, Bahu Jalintim Jadi Pasar, Dalam Areal Pasar  Malah Sepi

WhatsApp Image 2026-04-09 at 14.35.12 (1)

Kliksumatera.com, SEKAYU– Bahu jalan di Jalintim Palembang – Jambi Ruas Pasar Sungai Lilin Km 111 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)  Provinsi Sumatera Selatan kini Jalintim Palembang – Jambi Km 111 kini jadi aktivitas jual beli para pedagang sayuran dan buah-buahan, hingga kondisi Pasar Sungai Lilin kian  memprihatinkan, Kamis (9/4/26).

Alih-alih ramai para pedagang di dalam area pasar, justru sebaliknya para pedagang lebih memilih membuka lapak di sepanjang bahu Jalan  Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi hingga kelihatan semrawut  dan amburadul, akibat  para pedagang maupun mobil yang keluar masuk atau sepeda motor yang mau parkir terhalang oleh para pedagang sayuran dan lainnya.

Kondisi  seperti ini membuat suasana di dalam area pasar  terlihat lenggang dan sepi bahkan los bangunan dan lapak pasar yang sudah disiapkan banyak yang kosong.

Seorang warga, yang tidak mau disebutkan mengungkapkan bahwa faktor kenyamanan menjadi alasan utama para pembeli enggan masuk ke area pasar. “Di dalam pasar jalannya becek dan bau. Jadi banyak pembeli malas masuk, pedagang pun ikut berjualan di luar di sepanjang bahu jalan, yang semestinya bahu jalan untuk parkir sepeda motor,” jelasnya.

Fenomena ini berdampak langsung pada peningkatan jumlah pedagang kaki lima di sepanjang  bahu jalan. Warga menyebutkan, dari hari ke hari jumlahnya semakin bertambah semrawut.

Banyaknya pedagang yang berjualan di bahu jalan membuat lalu lintas Jalintim di Ruas Pasar Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin sering macet, dikarenakan para instansi terkait kurang menata dan bahkan seakan tutup mata tutup telinga.

Kondisi tersebut dikeluhkan banyak pengguna jalan. Salah satunya Ridwan, seorang pengendara yang rutin melintas. “Selain mengganggu arus lalu lintas, sekarang jadi terlihat kumuh karena sampah sisa dagangan menumpuk di pinggir jalan,” keluhnya.

Warga berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah tegas untuk menata pedagang agar kembali berjualan di dalam area pasar.

Selain demi kenyamanan pengunjung, hal ini juga penting untuk menjaga kebersihan dan kelancaran arus kendaraan di Jalintim Khususnya bagi warga Kecamatan Sungai Lilin.

Yang Lebih miris lagi  simpang jalan menuju Puskesmas saat ini sangat semrawut, badan jalan menjadi sempit,  sebab para pedagang sudah banyak yang lapaknya mengambil badan jalan dan yang lebih miris lagi sepeda motor dan becak roda tiga alias bentor diparkir di badan jalan sama Petugas Juru Parkir. Pasar  Sungai Lilin benar-benar semrawut.

Laporan : Khahar

Posting   : Imam Gazali

Exit mobile version