Kliksumatera.com, LAHAT- Sebagai wujud kepedulian Pemerintah terhadap dampak Covid-19, Pemerintah mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun 2020, biasanya Dana Desa dialokasikan ke bentuk fisik bangunan. Dari Pemerintah dianggarkan 3 bulan, sebagaimana Peraturan Permendes no 70 tahun 2020 dianggarkan BLT DD setiap bulannya sejumlah Rp 300.000 selama tiga bulan berturut-turut tergantung keadaan nantinya apabila keadaan masih Zona Kuning dan Merah.
Pelaksanaan dana desa tidak akan berjalan tanpa adanya Musdes, saat ini Bumi Seganti Setungguan Alhamdulilah Zona Hijau. ”Namum jangan kita lengah. Yang perlu kita waspadai ada orang tanpa gejala (OTG) bila ada warga dari Zona Merah diharapkan diisolasi secara mandiri. Kita saling mengingatkan,” ujar Camat Lahat Zubhan Awali S.STP MSi di sela pendistribusian BLT DD tahap 2 di Posko Covid-19 di Desa Suka Negara, Jumat (26/6).
Selain itu juga beliau mengatakan pesan dari Kemenag bahwa telah dibuka kembali aktivitas keagamaan namun tetap dengan Protokol Kesehatan. Selain itu juga beliau berpesan bahwa saat ini akan memasuki musim kemarau, jadi berhati-hatilah untuk membakar lahan. Terakhir juga Camat menghmbau untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan.
Sementara itu Kades Desa Sukanegara Apriadi mengatakan sebanyak 74 KK dari 640 KK yang mendapatkan BLT DD. ”Hal itu sesuai dengan Musdes (Musyawarah Desa) sebanyak 3 kali pertemuan, gunakanlah dana BLT DD sebesar Rp 600.000 untuk keperluan pokok,” tegasnya.
Sedangkan Babinkamtimas Lahat Joni Ar mengimbau kepada warga jangan dulu berkerumun dan selalu menggunakan masker bila keluar ruangan serta selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun demi terputusnya mata rantai Virus Corona.
Turut hadir pada pendistribusian BLT DD dihadiri Kasi Ekobang Kecamatan Lahat, Babinsa, Babinkamtibmas, Ketua BPD serta perangkat desa setempat.
Laporan : Novita/Idham
Editor/Posting : Imam Ghazali

