Site icon

Pemprov Sumsel tingkatkan ketangguhan daerah melalui ketahanan pangan

0876D588-B06A-4CE0-814E-F4FBC6736537.jpeg

Kliksumatera.com, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meningkatkan ketangguhan daerah dengan ketahanan pangan yang kini terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan produksi beras dan bahan pangan lainnya.

“Dengan terus memperkuat ketahanan pangan, provinsi dengan 17 kabupaten dan kota ini semakin tangguh dan sejahtera,” kata Gubernur Sumsel, Herman Deru di Palembang, Selasa.

Dia menjelaskan, untuk memperkuat ketahanan pangan, pihaknya lebih menggalakkan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang berjalan dengan baik dalam beberapa tahun terakhir.

“GSMP yang dijalankan sejak beberapa tahun terakhir mulai dirasakan manfaatnya sehingga perlu lebih digalakkan lagi,” ujarnya.

Menurut dia, untuk menggalakkan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), pihaknya mengajak ibu-ibu rumah tangga di seluruh kabupaten dan kota dalam provinsi setempat memanfaatkan pekarangan rumah dengan beternak dan berkebun.

Pemanfaatan pekarangan untuk kegiatan yang bisa menghasilkan pangan perlu digalakkan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasokan kebutuhan pokok di pasar.

Pekarangan rumah meskipun luasannya terbatas, dapat dimanfaatkan untuk budidaya ikan dan beternak ayam, menanam aneka jenis sayuran dan pohon buah-buahan.

Jika kegiatan budidaya, beternak, dan menanam di pekarangan tersebut dilakukan ibu-ibu rumah tangga bersama keluarga secara masif, maka sebagian kebutuhan pangan dapat dipenuhi sendiri sesuai dengan tujuan GSMP.

Selain mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk meningkatkan produksi pangan, pihaknya juga berupaya melakukan ekstensifikasi atau perluasan areal pertanian memanfaatkan lahan tidur atau yang tidak produktif.

Kemudian, mendorong petani melakukan intensifikasi atau peningkatan produksi pangan dengan memanfaatkan lahan yang dikelola selama ini, jelas Gubernur Sumsel.

Sebelumnya Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Bambang Pramono mengatakan hingga 2025 ini terdapat penambahan luas baku sawah (LBS) 48.880 hektare.

Dengan penambahan LBS tersebut, luas baku sawah di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu mencapai 519.484 hektare dan produksi beras terus meningkat.

Mengenai produksi beras Sumsel terus meningkat, pada 2021 mencapai 2,55 juta ton, pada 2022 menjadi 2,77 juta ton, pada 2023 menjadi 2,83 juta ton, dan pada 2024 naik menjadi 2,84 juta ton.

Melalui GSMP dan berbagai upaya memperkuat ketahanan pangan lainnya yang mendapat dukungan penuh Gubernur Sumsel, Herman Deru itu diharapkan dapat meningkatkan produksi beras sesuai target di atas tiga juta ton pada 2025 ini, jelas Bambang Pramono.

Exit mobile version