Site icon

Penentu Kebijakan Perusahaan PT BSP, PBJ dan PT ALR Absen Warga Arahan Dead Lock Tinggalkan Ruang Rapat.

IMG-20250929-WA0097

Kliksumatera.com Lahat — Mediasi antara warga Desa Arahan dengan pihak perusahaan sawit, rapat ini merupakan tindak lanjut aksi damai masyarakat Desa Arahan Kecamatan Merapi Timur terhadap pengalihan fungsi HGU Perkebunan Sawit menjadi jalan  Hauling batubara terjadi Deadlock.yang digelar Pemkab Lahat berakhir tegang. Sejumlah warga memilih meninggalkan ruang rapat sebelum pertemuan selesai, Senin 29 September 2025. Warga sekitar 50 orang di dampingi Ormas Pendamping yaitu Aprizal Muslim

Khairul Akbar Sip Drs Husni Nawi.Hendri Aidil Fajri.Nata.walan dan Ichsan Roby Muttaqin SH dan Ahli Sejarah Camat Merapi Timur pada masanya Hasdi ,Msi

 

Sedangkan dari Pihak Pemerintahan Bupati diwakilkan ke Sekda Chandra SH.MM, Kapolres Lahat yang diwakili oleh Kabag OPS.dan BPN, Kasat pol PP, Kadis Perkebunan, Kadis Perizinan dan Terpadu beserta undangan lainnya.Rapat yang di buka oleh Asisten 1 H Rudi Thamrin SH menyampaikan bahwa pihak perusahaan PT PBJ Padang Bolak Jaya  tidak hadir karena sesuatu dan lain hal.

 

Kontan saja Persoalan ini memicu ketegangan yang mulai memanas

H.Ali Hasmimi SE.tokoh masyarakat Desa Arahan kecamatan Merapi Timur lansung memotong  pembicaraan bahwa rapat ini tidak ada gunanya persoalan nya ada masalah apa pihak perusahaan PT PBJ tidak di hadirkan karena muara persoalan ini ada di PT PBJ  sekelas Pemkab yang memiliki kewenangan dan kekuasaan aneh kalau tidak bisa menghadirkan PT PBJ.

 

Dengan nada emosi  Ali Hasmi mengatakan” Kalau tidak diundang mana mungkin kami datang kesini”.

melihat situasi yang sudah mulai memanas di takutkan tidak terkendali karena jujur saja masyarakat sudah mulai terpancing emosi sehingga. Aprizal Muslim cepat mengambil alih situasi dengan pernyataan tegas di sampaikan.kepada pak sekda akhirnya keadaan kembali seperti semula.

 

Kepada Awak Media Ali Hasmi mengatakan” Terus terang dari tahun 1994 Tanah Ulayat leluhur kami diserobot, setiap mediasi yang dipanggil oleh Pemkab Lahat hanya direktur Kebun saja, bukan penentu kebijakan. Harus nya untuk kali saja Pemerintah membantu masyarakat lemah, tolong hadirkan penentu kebijakan bukan seperti ini” tandas Ali dengan sedikit emosi

 

Laporan Novita

Exit mobile version