Site icon

Penistaan Agama Berulang, Khilafah Solusinya

WhatsApp Image 2022-01-01 at 16.08.15

Oleh : Ummu Umar

Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi menyampaikan pesan kepada umat Islam, khususnya mengenai penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Nicho Silalahi menilai bahwa selama Umat Islam diam, maka pelecehan dan penghinaan kepada keyakinan mereka akan terus terjadi.

Ia mengatakan ini saat merespons pegiat media sosial, Helmi Felis yang mengkritik keras Joseph Suryadi yang diduga menghina Nabi Muhamamd SAW. Sebagaimana diketahui, tagar “Tangkap Joseph Suryadi” sempat trending di Twitter usai tangkap layar unggahannya di grup Whatsapp soal Nabi Muhammad dan Aisyah tersebar.

Anggota grup Whatsapp diduga Joseph Suryadi menyinggung soal Nabi Muhammad yang menikahi Aisyah di usia muda dan mengaitkannya dengan terdakwa pemerkosa 12 santriwati, Herry Wirawan. Menanggapi ini, Helmi Felis pun menilai bahwa seharusnya Joseph Suryadi bukan ditangkap, melainkan dilempari batu hingga mati.

“#TangkapJosephSuryadi? Kok tangkap? Gak di lempari batu aja sampai mati? Penghinaannya sudah melampaui batas itu,” katanya pada Senin, 13 Desember 2021.

Menanggapi cuitan Helmi Felis itu, Nicho Silalahi pun menyatakan sepakat. Nah aku sepakat ini. Emang rela kalau nabi kalian dihina dan direndahkan? Selama kalian diam maka pelecehan dan penghinaan keyakinan kalian akan terus terjadi,” kata Nicho Silalahi.

“Saatnya bangun saudaraku, kalian umat terbesar bukan buih di lautan. Hidup Mulia atau Mati Syahid,” sambungnya.

Untuk diketahui, Joseph Suryadi telah diperiksa oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tengah terkait dugaan penistaan agama pada Selasa, 14 Desember 2021. “Lagi dimintai keterangan di Polda,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan, dilansir dari CNN Indonesia.

Zulpan belum menjelaskan secara rinci ikhwal pemeriksaan terhadap Joseph, termasuk apakah penyidik akan menggali keterangan soal dugaan penistaan agama tersebut. “Pantauan cyber polda terkait yang sekarang banyak ditanyakan orang, kemudian polda ambil keterangan. Saya belum bisa ambil statement dulu, tunggu hasil pemeriksaan selesai dulu,” tuturnya.

Zulpan juga masih belum berkomentar terkait pengakuan Joseph yang mengaku bahwa handphone (HP) miliknya hilang. “Katanya gitu (handphone hilang). Makanya nanti kalau udah selesai diperiksa sama tim siber Polda nanti baru bisa diambil keterangan ya. Sekarang belum tuntas ya,” katanya.

Persoalan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dan ajaran yang dibawanya yaitu Islam pasti akan menimbulkan reaksi berupa pembelaan terhadap ajaran Islam juga. Hal ini sudah sering terjadi, baik di Indonesia maupun di dunia, penyebabnya adalah karena islam hanya diyakini sebagai sebuah agama ritual saja.

Padahal Islam bukan hanya agama ritual, tapi islam mempunyai seperangkat aturan dan hukum yang wajib diamalkan dalam kehidupan individu, masyarakat dan negara.

Saat ini Islam hanya diterapkan dalam kehidupan individu saja. Dan peradaban dunia saat ini dipimpin oleh ideologi kapitalisme yang mengagungkan nilai nilai kebebasan Demokrasi yaitu kebebasan beragama, kebebasan berekspresi, kebebasan berpendapat dan kebebasan kepemilikan. Agama tidak lagi dianggap sebagai sebuah aturan hidup untuk melakukan setiap perbuatan.

Nilai-nilai kebebasan ini ditanamkan di tengah tengah masyarakat melalui kurikulum pendidikan yang berdasarkan paham sekulerisme moderasi yang mempengaruhi pemikiran dan perasaan masyarakat dan semakin menjauhkan umat dari agamanya.

Allah SWT telah menurunkan alquran sebagai aturan hidup dan petunjuk hidup bagi umat manusia. Islam mempunyai aturan yang sangat lengkap dan rinci, baik dalam urusan individu, masyarakat maupun negara. Islam sangat toleransi terhadap agama lain, dan tidak menghina ajaran agama lain. Tetapi islam mengajak manusia untuk mengimani Allah SWT dan mengimani semua Nabi dan Rasul.

Islam juga tidak memaksa seseorang untuk masuk agama Allah, tidak mengkriminalisasi agama lain, tidak mendiskreditkan agama lain, apalagi menghina atau melecehkan agama tidak akan terjadi jika aturan Islam diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Islam juga tidak mengenal rasisme, semua manusia sama dalam pandangan Allah SWT, yang membedakannya adalah ketaqwaan kepada Allah SWT.

Oleh karenanya jika Islam diterapkan secara total dalam semua aspek kehidupan, pelecehan ataupun penghinaan terhadap islam tidak akan terjadi, karena negara wajib mendiidik umat dengan Islam, menerapkan semua hukum Islam dan mendakwahkan islam ke seluruh penjuru dunia. Sehingga kemuliaan, keagungan dan kesempurnaan ajaran Islam akan nampak dan dirasakan oleh seluruh umat manusia. Semuanya akan diwujudkan dalam sistem pemerintahan islam yang bernama Khilafah. Inshaa Allah. Wallahualam bishawab.

Exit mobile version