Site icon

Perkuat Ketahanan Wilayah Perbatasan, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan Hijaukan Bukit Bendera

IMG-20260725-WA0102

NUNUKAN — Menjaga kedaulatan di perbatasan RI-Malaysia tidak hanya soal menjaga patok batas negara, tetapi juga memastikan kelestarian lingkungan dan ketahanan wilayah. Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, Kodim 0911/Nunukan menggelar aksi aksi penanaman pohon produktif dan penghijauan di kawasan perbatasan.

Aksi penghijauan ini menyasar titik strategis, yakni kawasan Bukit Bendera, Kampung Tator, Kelurahan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan. Selain mencegah erosi dan menjaga ekosistem perbatasan, kegiatan ini diproyeksikan untuk menciptakan ketahanan pangan ekologis jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Komandan Koramil (Danramil) 0911-01/Nunukan, Kapten Inf Joan Agus, menegaskan bahwa pemeliharaan kawasan Bukit Bendera memiliki nilai strategis baik dari segi ekologi maupun pertahanan wilayah.”Penanaman pohon di Bukit Bendera, Kampung Tator, Kelurahan Nunukan Tengah ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD ke-129. Bukit ini adalah benteng alam sekaligus ikon wilayah Nunukan Tengah. Dengan menanam pohon-pohon ini, kita memperkuat struktur tanah agar tidak mudah longsor, sekaligus menyiapkan masa depan ruang tahan wilayah yang kokoh dan asri di garda terdepan perbatasan RI-Malaysia,” ujar Kapten Inf Joan Agus di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan bahwa peran aktif warga lokal Kampung Tator bersama para prajurit Satgas TMMD menunjukkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang nyata di garis batas negara.Sinergi TNI dan Masyarakat PerbatasanKegiatan penanaman pohon ini melibatkan gabungan personel Satgas TMMD ke-129, aparat kelurahan, pemuda karang taruna, hingga warga RT setempat.

Berbagai jenis bibit pohon ditanam diantaranya Durian, Rambukan, Petai dan Mangga untuk memastikan kawasan Bukit Bendera tetap hijau dan memberi manfaat ekonomi lingkungan bagi generasi mendatang.

Melalui TMMD ke-129, Kodim 0911/Nunukan terus membuktikan komitmennya untuk tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun fondasi ketahanan nasional dari batas terluar Indonesia. (*)

Exit mobile version