Kliksumatera.com, LAHAT- Meluapnya Sungai Lim disebabkan karena tidak berfungsinya sedimentasi hingga berhamburan terbawa arus deras, dan juga bangunan bronjong ikutan hanyut dan ambrol sepanjang 400 meter. Hal ini tentu saja berimbas pada dua desa yang ada di bantaran sungai yaitu Desa Tanjung Sirih dan Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat Provinsi Sumsel.

Hari ini Kamis 21 November 2024, Pj Bupati Lahat Imam Pasili, S,STP ,MSi beserta Forkopimda Kabupaten Lahat meninjau lokasi banjir yang terjadi baru-baru ini. Menurut Bupati, “Kami akan komunikasi kepada Balai Besar Sungai untuk mengatur ulang, sehingga dapat dibangun dinding pecahan yang kuat, saluran irigasi yang berada di pemukiman penduduk Desa Lubuk Sepang, agar kiranya dilakukan normalisasi sehingga aliran dapat mengalir dengan sangat baik.’’
Sementara saluran air sepanjang 400 meter untuk dapat dilakukan normalisasi, agar sedimen yang menumpuk di sana dapat diangkut dan sehingga mampu meminimalisir terjadinya kebanjiran setiap hujan turun.
Pemkab Lahat sudah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos).
Tak lupa Pj Bupati Lahat meninjau Ruang Belajar Kelas IV SDN 2 Pulau Pinang, beliau merasa prihatin dengan kondisi rombel ini yang selalu menjadi sasaran banjir. Selain itu juga Imam Pasili S,S,TP, MSi sempat berinteraksi dengan anak-anak yang masih polos dan lugu tersebut.
Anak-anak turut larut ketika mereka ditanya cita- cita, berapa jumlah saudara dan menjawab dengan semangat. Mereka tidak tahu bahwa yang menyambangi kelas mereka itu adalah pejabat Bupati Lahat.
Semoga dengan kedatangan Pj Bupati Lahat menambah semangat dan history tersendiri bagi sekolah ini.
Laporan : Novita
Posting : Imam Gazali

