Site icon

Potret Kemiskinan di Sudut Desa Kabupaten Lahat, Menanti Uluran Tangan Para Dermawan

IMG-20260610-WA0088

Kliksumatera.com Lahat — Di balik pesatnya pembangunan yang terus berjalan, masih terdapat warga yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian bersama. Potret kehidupan tersebut terlihat di kediaman pasangan suami istri, Hartawi dan Rita, warga Desa Kuba, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat. ( 10/6)

Saat pertama kali menginjakkan kaki di rumah mereka, rasa haru tak dapat disembunyikan. Rumah yang mereka tempati berdinding bambu anyaman (geribik) dan berlantaikan papan kayu yang sudah lapuk dimakan usia. Kondisi bangunan yang sederhana itu menjadi saksi perjuangan hidup keluarga kecil tersebut dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hartawi (54), kepala keluarga, mengaku selama ini bekerja sebagai tukang ojek keliling untuk menghidupi keluarganya. Namun dalam beberapa bulan terakhir, ia tidak lagi dapat menjalankan profesinya lantaran sepeda motor yang menjadi sumber penghasilannya mengalami kerusakan dan belum mampu diperbaiki.

“Sudah beberapa bulan tidak narik ojek karena motor rusak. Sekarang hanya mengandalkan pekerjaan serabutan, apa saja yang penting bisa mendapatkan uang untuk kebutuhan makan sehari-hari, kadang disuruh manjat batang Petai, dapat duit ” ungkap Hartawi dengan nada lirih.

Sementara itu, sang istri, Rita, berusaha membantu perekonomian keluarga dengan berjualan sayur masak. Namun usaha tersebut juga belum mampu memberikan penghasilan yang memadai. Ia hanya mendapatkan keuntungan kecil dari hasil menjual masakan yang bahan-bahannya diperoleh dari bantuan saudaranya yang berada di Kota Lahat.

Dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas, pasangan ini tetap berjuang menjalani kehidupan. Mereka berharap adanya perhatian dari pemerintah, para dermawan, maupun pihak-pihak yang memiliki kepedulian sosial untuk membantu meringankan beban hidup yang mereka alami.

Kisah Hartawi dan Rita menjadi gambaran bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Semoga kepedulian dan gotong royong dapat hadir untuk membantu mereka mendapatkan kehidupan yang lebih layak di masa mendatang.
Laporan Wartawan Novita.

Exit mobile version