Site icon

Program MBG Bikin Siswa SD YPPK St. Pontianus Ngond We Semangat Belajar, Guru: Ini Bukan Cuma Makanan

IMG-20260810-WA0089

MERAUKE – Selasa, 11 Agustus 2026 – Suasana ceria dan semangat belajar kini semakin kental di Sekolah Dasar YPPK St. Pontianus Ngond We, Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke. Semuanya berkat hadirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disosialisasikan oleh Satgas TMMD Ke-129 Tahun 2026 Kodim 1707/Merauke pada Senin (10/8/2026). Bagi para siswa, program ini bukan sekadar memberikan makanan, tetapi juga energi baru untuk berpartisipasi aktif di setiap jam pelajaran.

Ibu Faustina Persia Tiwa, salah satu guru di sekolah tersebut, mengungkapkan kegembiraannya melihat perubahan positif pada siswa-siswinya. Menurutnya, Program MBG telah berhasil meningkatkan keseharian belajar di kelas.

“Sebelumnya, beberapa anak kadang lesu di tengah jam pelajaran karena kurangnya asupan gizi. Namun, sejak adanya MBG, kami melihat perubahan yang signifikan. Anak-anak lebih ceria, lebih fokus, dan berani bertanya saat pembelajaran berlangsung,” ungkap Ibu Faustina dengan bangga.

Ia menambahkan, program ini juga menjadi ajang untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. “Kami sebagai guru tidak hanya mengajar akademis, tetapi juga nilai-nilai hidup. Program MBG sangat membantu kita mengajarkan anak-anak tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi, seperti sayuran dan buah-buahan,” jelasnya.

Kesan positif juga diungkapkan oleh Juwanita Kolu Mahuze, seorang siswi kelas 4. Menurutnya, makan bersama teman-teman di sekolah menjadi momen yang paling dinantikan. “Kami semua senang mendapat MBG. Isinya ada ayam, sayur dan buah-buahan. Rasanya enak, dan setelah makan, badan saya terasa kuat dan tidak capek belajar,” ujar Juwanita dengan penuh semangat.

Kehadiran Program MBG di Kampung Wanam melalui TMMD Ke-129 bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan fisik anak-anak, tetapi juga memberikan dampak psikologis yang luar biasa. Anak-anak merasa dihargai, didukung, dan memiliki energi positif untuk mengejar impian mereka melalui pendidikan. Dukungan penuh dari guru dan antusiasme siswi seperti Juwanita menjadi bukti bahwa program ini benar-benar berhasil menyentuh kehidupan masyarakat di tingkat dasar.(*)

Exit mobile version