Kliksumatera.com, PALEMBANG- Subbid Provos Bid Propam Polda Sumsel menggelar Penegakkan, Penertiban, dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap kendaraan anggota Polri, PNS Polri, PHL Polda Sumsel, dan semua kendaraan pribadi maupun dinas yang memasuki Mapolda Sumsel, Rabu (16/2).
Kepala Bidang Profesi Pengamanan (Kabid Propam) Polda Sumsel Kombes Agus Halimudin, SIK saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, pemeriksaaan motor dan mobil terkait kelengkapan SIM, STNK, KTA, dan Plat BG.
Menurutnya bagi anggota Polri dan PNS Polri yang terjaring giat Gaktibplin langsung dilakukan BA Tilang dari Subbid Provos, dan dilaporkan ke Ankumnya. “Kegiatan Gaktibplin kita ini bertujuan untuk mengecek kelengkapan kendaraan bermotor, serta bertujuan untuk menegakan kedisiplinan dalam berkendaraan di jalan raya bagi seluruh anggota Polda Sumsel, serta pengecekan kelengkapan pribadi personel Polda Sumsel,” ujarnya.
Dirinya menuturkan, bahwa dalam kegiatan ini ada beberapa personel yang dilakukan penidakan BA tilang seperti tidak menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) motor bukan peruntukan, tidak membawa kelengkapan motor, TNKB mobil tidak sesuai dengan STNK bukan peruntukan.
“Selanjutnya bagi anggota Polri dan ASN Polri yang terjaring razia kita ini, selain ditilang akan dicatat dalam buku pelanggaran Anggota Polri /ASN Polri serta dilaporkan ke Ankumnya dalam bentuk Nota Dinas. Dan tindakan disiplin termasuk penjatuhan hukuman,” tegas Alumni Akabri 94 itu.
Agus Halimudin menambahkan, dari hasil kegiatan penertiban masih ditemukan anggota Polri yang mengendari R2/R4 yang tidak sesuai dengan peruntukan langsung dilakukan imbauan, peneguran terhadap anggota Polri dan dibuatkan BA TILANG serta dicatat dalam buku pelanggaran anggota Polri/ASN Polri (dimasukkan dalam laporan E Dumas Propam).
Kabid Propam Kombes Pol Agus berharap dari kegiatan penertiban dan penindakan tersebut di atas agar anggota Polri/ASN Polri untuk mematuhi UU lalu lintas dan Peraturan Disiplin Anggota Polri tentang Kelengkapan Disiplin Berkendaraan Bermotor seperti penggunaan Strobo, Rotator, Sirine hanya boleh digunakan terhadap kendaraan bermotor yang memiliki hak utama sebagaimana Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.
Dirinya menuturkan, bahwa selama berlangsungnya kegiatan berjalan dengan aman dan lancar serta tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Kita harapkan semua personel hingga ASN tidak terjaring lagi dengan mematahui peraturan dan membawa kelengkapan motor maupun mobil,” tandasnya.
Laporan : Yudi
Posting/Editor : Imam Ghazali

